Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ridwan Kamil: Keamanan Ibadah Natal Dijamin 1.000 Persen oleh Negara

Ridwan Kamil mengatakan pihaknya sudah melihat situasi laporan dari intelijen, kemasyarakatan dan laporan dari semua pihak terkait situasi keamanan.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 23 Desember 2021  |  12:03 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (baju putih)
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (baju putih)

Bisnis.com, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan keamanan dan kondusifitas pelaksanaan ibadah Natal di wilayahnya.

Meski kondusif pihaknya juga menegaskan untuk memperketat penggunaan ruang publik dan tempat wisata dari potensi kerumunan guna mencegah penyebaran Covid-19.

Ridwan Kamil mengatakan pihaknya sudah melihat situasi laporan dari intelijen, kemasyarakatan dan laporan dari semua pihak terkait situasi keamanan.

"Insya Allah yang disampaikan, Jawa Barat sedang sangat kondusif sehingga dipersilahkan warga Kristiani melaksanakan Natal dengan aman dan tenang. Dijamin 1.000 Persen keamanannya oleh negara," katanya usai memimpin Gelar Pasukan TNI/Polri Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Lapangan Gasibu, Bandung, Kamis (23/12/2021).

Pihaknya mencatat personel keamanan dari TNI/Polri 170.000 personel disiapkan di seluruh Indonesia termasuk di Jawa Barat. Namun mengingat masih dalam situasi Covid-19 yang belum selesai serta ada ancaman Umicron, maka sesuai edaran Menteri Agama agar ibadah Natal digelar secara hibrid dan kapasitas 50 persen.

"Mudah-mudahan ini dipahami dipatuhi tanpa mengurangi kehikmatan kita dan mereka yang sedang beribadah," ujarnya.

Di luar pelaksanaan ibadah Natal, pihaknya juga memprediksi terjadinya pergerakan. Menurutnya kepolisian sudah mengantisipasi dengan pos-pos keamanan di berbagai titik strategis.

"Kemudian juga dikombinasikan dengan random antigen untuk memastikan yang berpergian itu aman, kemudian juga ada vaksinasi yang sifatnya situasional dilakukan," katanya.

Pihaknya juga akan mengetatkan perayaan tahun baru dimana alun-alun dan ruang publik dihimbau untuk ditutup. Hal ini sesuai arahan dari Kapolri selama menjelang tahun baru untuk mengurangi potensi kehadiran kerumunan.

"Juga kita akan mengetatkan di pusat-pusat wisata untuk memastikan aplikasi Pedulilindungi benar-benar digunakan sebagai dasar untuk menseleksi orang-orang yang punya potensi Covid bisa di-screening melalui aplikasi tersebut, juga karena sudah melakukan vaksin kurang lebih 2 kali," pungkasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar Natal dan Tahun Baru
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top