Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Air Belum Surut, 23 Desa di Karawang Masih Terendam Banjir

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karawang Yasin Nasrudin mengatakan ketinggian air di 23 desa itu bervariasi, mulai dari 10 sentimeter hingga 150 sentimeter.
Asep Mulyana
Asep Mulyana - Bisnis.com 08 Februari 2021  |  16:40 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, KARAWANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang melansir hingga Senin (8/2/2021) siang banjir yang menggenangi wilayah ini masih belum surut. Untuk sementara, ada 23 desa yabg tersebar di 12 kecamatan masih tergenang banjir.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karawang Yasin Nasrudin mengatakan ketinggian air di 23 desa itu bervariasi, mulai dari 10 sentimeter hingga 150 sentimeter. Hingga saat ini, banjir masih terjadi dan belum ada tanda-tanda surut.

"Banjir mulai datang dari hari Minggu (7/2/2021)," ujarnya, melalui rilis yang diterima Bisnis.com.

Dampak saru banjir ini, merendam sedikitnya 4.545 rumah. Serta, 15.959 orang dari 5.053 KK terdampak. Adapun, yang sudah mengungsi sekitar 5.185 orang.

Dari 23 desa ini, banjir terparah terjadi di Desa Karangligar (Kecamatan Telukjambe Barat), Desa Dawuan Tengah dan Dawuan Timur (Kecamatan Cikampek), serta Desa Parakanmulya (Kecamatan Tirtamulya). Pasalnya, di desa tersebut ketinggian air mencapai 150 centimeter.

Selain rumah warga, banjir juga merendam sedikitnya 283 hektare sawah. Serta, sejumlah akses jalan juga terendam banjir. Misalnya, di jalur Pantura di Dawuan Tengah Kecamatan Cikampek dan Desa Pangkalan. Bahkan, kemacetan panjang sempat terjadi di jalur Pantura Jalan Ahmad Yani Cikampek.

Berdasarkan pantauan, Dandim 0604/Karawang Medi Hariyo Wibowo, Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra dan Kepala Pelaksana BPBD Karawang Yasin Nasrudin ikut turun langsung mengevakuasi warga di Perumahan Bumi Mutiara Indah 1, Desa Dawuan Tengah Kecamatan Cikampek.

"Kami turut membantu mengevakuasi warga di Perum BMI 1 karena ketinggian air semkain naik," ujar Dandim 0604 Karawang Medi Hariyo Wibowo.

Data sementara wilayah yang tergenang banjir :

1. Kecamatan Rengasdengklok
Desa Rengasdengklok Selatan, ketinggian air 30-50 cm. Desa Rengasdengklok Utara, dengan ketinggian air 30-70 cm. Desa Kertasari, ketinggian air 20-50 cm.

Kemudian, Desa Karyasari, dengan ketinggian air 20-50 cm. Desa Amansari dengan ketinggian air 20-40 cm. Desa Kalangsari dengan ketinggian air 20-40 cm.

2. Kecamatan Cilamaya Wetan
Desa Rawagempol Wetan dengan ketinggian air 30 cm.

3. Kecamatan Telukjambe Barat
Desa Karangligar dengan ketinggian air 20-150 cm. Desa Parungsari dengan ketinggian air 20-100 cm.

4. Kecamatan Karawang Barat
Kelurahan Tanjungmekar dengan ketinggian air 30-50 cm. Desa Tunggakjati dengan ketinggian air 30 cm.

5. Kecamatan Kotabaru
Desa Pangulah Utara dengan ketinggian air 10-40 cm.

6. Kecamatan Purwasari
Desa Purwasari dengan ketinggian air 30-60 cm.

7. Kecamatan Jatisari
Desa Sukasari dengan ketinggian air 20-60 cm.

8. Kecamatan Cikampek
Desa Dawuan Barat dengan ketinggian air 40-60 cm. Desa Dawuan Tengah dengan ketinggian air 40-150 cm. Desa Dawuan Timur dengan ketinggian air 40-150 cm.

9. Kecamatan Tirtamulya
Desa Kamurang dengan ketinggian air 30-50 cm. Desa Parakanmulya dengan ketinggian air 50-150 cm.

10. KecamatanTelukjambe Timur
Desa Sukamakmur dengan ketinggian air 10-50 cm. Desa Wadas dengan ketinggian air 50 cm.

11. Kecamatan Karawang Timur
Kelurahan Adiarsa Timur dengan ketinggian air 10-100 cm

12. Kecamatan Banyusari
Desa Gempol Kolot dengan ketinggian air 10-60 cm.


(K-60)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

karawang
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top