KDM Kaget Lihat 42 Jembatan Jabar Hampir Roboh, Soroti Kerja Ridwan Kamil 5 Tahun Terakhir

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi soroti 42 jembatan berisiko roboh akibat kurangnya perbaikan selama 5 tahun terakhir. Perbaikan direncanakan dengan pinjaman daerah.
Kang Dedi Mulyadi
Kang Dedi Mulyadi

Bisnis.com, BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tengah menghitung kebutuhan infrastruktur yang bisa dibiayai jika rencana pinjaman daerah jadi diambil pada 2026 ini. Salah satu yang menjadi fokus adalah pembangunan jembatan milik provinsi.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengatakan dari laporan Bappeda ada kebutuhan anggaran sebesar Rp395 miliar untuk rehabilitasi dan penggantian jembatan milik provinsi. 

Pihaknya juga melakukan pengecekan data pada Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang [BMPR] Jabar terkait kondisi 1.381 jembatan milik Pemprov yang tersebar di sejumlah ruas. 

“Dari 1.381 jembatan provinsi, ada berapa jembatan yang harus diganti? Kalau tidak diganti akan roboh karena umur jembatan,” katanya dikutip Selasa (3/3/2026).

Dari penjelasan Kepala BMPR Jabar Agung Wahyudi diketahui saat ini terdapat 42 jembatan yang beresiko roboh jika tidak segera diperbaiki. Di luar 42 jembatan tersebut, kondisi jembatan lain milik provinsi dipastikan aman, namun angka ini memantik pertanyaan.

Menurut KDM—panggilan akrabnya, dari laporan BMPR Jabar, resiko jembatan roboh ini terjadi karena selama lima tahun ke belakang tidak dilakukan perbaikan maupun pemeliharaan. Hal ini mengakibatkan jumlah jembatan yang rusak bertumpuk di era kepemimpinannya.

“Jadi selama lima tahun tidak ada pembangunan jembatan, yang ada hanya pembangunan jembatan Sodongkopo Jaya Perkasa [Pangandaran], itupun tertunda setahun, baru dilanjutkan sekarang,” katanya.

Dari laporan yang didapat tersebut, KDM memastikan proses perbaikan dan pembangunan 42 jembatan yang roboh tersebut akan dibahas bersama DPRD Jabar terkait kemungkinan dibiayai dari pinjaman daerah yang besarannya mencapai Rp2 triliun.

Sebelumnya Kepala BMPR Jabar Agung Wahyudi mencatat dari total 1.318 unit jembatan milik Pemprov, sebanyak 1.123 unit berada dalam kondisi mantap. Agung menegaskan bahwa peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan akan terus menjadi prioritas DBMPR Jabar. 

Melalui perencanaan yang matang, pengawasan ketat, dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan mitra pelaksana, DBMPR optimistis layanan infrastruktur bagi masyarakat Jawa Barat akan semakin andal.

"Prinsip kami adalah jalan mantap untuk pelayanan publik yang mantap. Kami bekerja memastikan setiap ruas jalan provinsi dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, dunia usaha, dan konektivitas antarwilayah," kata Agung

Add Bisnis.com as a preferred source on Google

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro