Klinik Hemolife Kerja Sama Dengan BPJS Kesehatan, Cover Biaya Cuci Darah

Klinik Hemolife resmi menjalin kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosoal (BPJS) Kesehatan. Nantinya, biaya hemodialis atau cuci darah bagi penderita gagal ginjal bisa tercover seluruhnya oleh BPJS Kesehatan.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 31 Juli 2019  |  19:52 WIB
Klinik Hemolife Kerja Sama Dengan BPJS Kesehatan, Cover Biaya Cuci Darah
Klinik Hemolife resmi menjalin kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosoal (BPJS) Kesehatan. - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG — Klinik Hemolife resmi menjalin kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosoal (BPJS) Kesehatan. Nantinya, biaya hemodialis atau cuci darah bagi penderita gagal ginjal bisa tercover seluruhnya oleh BPJS Kesehatan.

Direktur Utama Klinik Hemolife, Suriyanto mengatakan dengan kerja sama bersama BPJS Kesehatan, artinya masyarakat Bandung, khususnya Bandung Timur yang menderita gagal ginjal tidak usah lagi khawatir lataran permasalahan jarak berobat dan juga biaya.

“Kalau sudah gagal ginjal, itu artinya harus terus cuci darah, gak bisa sehari dua hari, itu cukup mahal,” jelas Suriyanto di Klinik Hemolife, Jalan A.H Nasution 57, Kota Bandung, Rabu (31/7).

Di klinik ini, akan dioperasikan lima unit mesin dialis modern atau mesin cuci darah. Selain itu, klinik ini juga akan dikelola oleh tim dokter berpengalaman, perawat, apoteker dan tenaga pendukung yang juga berpengalaman.

“Artinya kalau ada dua shift, maka dalam seminggu bisa melayani 30 pasien cuci darah,” jelas dia.

Dia berharap, dengan kerja sama yang telah terjalin dengan BPJS Kesehatan ini, akan semakin membantu masyarakat dalam penderita gagal ginjal untuk layanan cuci ginjal.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandung Mokhamad Cucu Zakaria mengatakan Klinik Hemolife menjadi Klinik Hemodialisa ke dua yang ada di Bandung yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Cucu menuturkan, dengan kerja sama ini maka peserta BPJS Kesehatan dapat berobat dengan gratis di Klinik Hemolife.

Dia memastikan, masyarakat yang melakukan cuci darah di Klink Hemolife akan dicover seluruhnya oleh BPJS.

“Iya nanti dicover semua, karena cukup mahal ya,” ungkap Cucu.

Dia menjelaskan, biaya cuci darah bagi penderita gagal ginjal memerlukan biaya yang cukup besar. Kalau saja rata-rata sekali cuci darah, maka harus mengelurkan paling tidak Rp1.000.000. Sedangkan minimal penderita gagal ginjal harus cuci darah minimal dua kali seminggu.

“Jadi kalau sebulan Rp8.000.000, itu kan mahal,” jelas dia.

Maka dengan adanya kerja sama ini masyarakat peserta BPJS Kesehatan yang akan cuci darah akan sangat terbantu dengan kerja sama ini. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bpjs kesehatan

Editor : Ajijah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top