Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemkab Garut Minta BBWS Tangani Masalah Banjir Luapan Sungai Cimanuk

Menurut Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, permasalahan banjir akibat luapan Sungai Cimanuk harus diselesaikan secara bersama-sama.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 03 Agustus 2022  |  13:20 WIB
Pemkab Garut Minta BBWS Tangani Masalah Banjir Luapan Sungai Cimanuk
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman - Istimewa

Bisnis.com, GARUT - Pemerintah Kabupaten Garut mendesak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung bisa menyelesaikan permasalahan banjir yang kerap terjadi akibat luapan Sungai Cimanuk.

Menurut Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, permasalahan banjir akibat luapan Sungai Cimanuk harus diselesaikan secara bersama-sama.

"Permasalahan penyebab banjir harus dilakukan secara tuntas dan berharap hal tersebut bisa terwujud," kata Helmi di Kabupaten Garut, Rabu (3/8/2022).

Helmi mengatakan, di wilayah hulu Sungai Cimanuk perlu dilakukan segera reboisasi. Wilayah tersebut mencakup hutan milik Perhutani, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), maupun perkebunan masyarakat.

"Kami punya keinginan bahwa banjir harus diselesaikan," katanya.

Kepala BBWS Cimanuk-Cisanggarung Ismail Widadi mengatakan pihaknya saat ini tengah mendesain beberapa langkah struktural untuk mengatasi banjir di Kabupaten Garut.

Beberapa upaya di antaranya, membangun infrastruktur tampungan air seperti embung, bendung, ataupun danau retensi.

"Tentunya langkah struktural ini memerlukan komitmen sinergitas dari pemerintah daerah setempat untuk menyediakan lahan, dan kesiapan masyarakat," kata Ismail melalui keterangan tertulis, Rabu (3/8/2022).

Banjir bandang Garut terjadi saat hujan deras mengguyur sejak Jumat (15/7/2022) malam pukul 20.00 WIB hingga Sabtu (16/7/2022) pagi.

Pemerintah Kabupaten Garut saat itu terpaksa menetapkan status darurat bencana banjir bandang. Hal itu untuk mengantisipasi meluapnya Sungai Cimanuk

Sebanyak 18.873 warga Kabupaten Garut, terkena dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor. Kejadian tersebut berdampak ke 14 kecamatan.

Belasan kecamatan tersebut yaitu, Cikajang, Tarogong Kidul, Pasirwangi, Cigedug, Bayongbong, Tarogong kaler, Samarang, Banyuresmi, Cibatu, Karangpawitan, Garut Kota, Cilawu, Banjarwangi, dan Singajaya.

Laporan dari lokasi kejadian, tercatat sebanyak 4.035 unit rumah terdampak dengan 11 unit diantaranya rusak berat, 13 kantor pemerintah rusak sedang, 10 kantor pemerintah rusak ringan, 2 unit fasilitas pendidikan rusak sedang, dan 3 unit fasilitas pendidikan rusak ringan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

garut
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top