Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Muncul di Cimahi dan Depok, Pasien Positif Subvarian Omicron di Jabar Capai 17 Kasus

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan dari data Satgas Covid-19 Jabar, pasien yang terkonfirmasi positif subvarian BA4 dan BA5 terdeteksi di sejumlah daerah seperti Kota Cimahi dan dan Depok.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 22 Juni 2022  |  13:40 WIB
Muncul di Cimahi dan Depok, Pasien Positif Subvarian Omicron di Jabar Capai 17 Kasus
Omicron - ucla.org

Bisnis.com, BANDUNG - Jumlah pasien positif Covid-19 subvarian Omicron BA4 dan BA5 di Jabar bertambah menjadi 17 kasus.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan dari data Satgas Covid-19 Jabar, pasien yang terkonfirmasi positif subvarian BA4 dan BA5 terdeteksi di sejumlah daerah seperti Kota Cimahi dan dan Depok.

"Jadi yang terkonfirmasi subvarian baru itu 17 (kasus) kurang lebih. Sisanya masih Omicron yang lama," katanya di Gedung Sate, Bandung, Rabu (22/6/2022).

Satgas juga memetakan jika saat ini penambahan kasus Covid-19 varian Omicron mayoritas terjadi di lima daerah, yakni Kota Bandung, Kota Depok, Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor.

Meski begitu pihaknya memastikan jika hingga hari ini penanganan Covid-19 di Jabar masih terkendali. "Masih dalam rentang kendali, (tingkat keterisian) RS sudah diangka satu persenan masih baik," katanya.

Menurutnya tingkat fatalitas subvarian BA.4 dan BA.5 tak berbahaya seperti varian sebelumnya.

"Jabar yang meninggal karena Covid-19 itu 15 ribuan. Dari penduduk 50 juta. Jateng dan Jatim 30 ribuan (meninggal dunia), jadi orang Jabar jika diperbandingkan fatalitasnya, rata-rata komorbidnya sedikit. Lebih sehat, meski jumlah kasus konfirmasi banyak," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 omicron
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top