Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Beban Listrik di Jawa Barat Naik 13,2 Persen Saat Libur Lebaran

Berdasarkan data PLN UID Jabar, pemakaian listrik di siang hari saat lebaran tahun 2021 yaitu 3.385 Mega Watt (MW), sedangkan tahun ini sebesar 3.833 MW.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 13 Mei 2022  |  14:21 WIB
Beban Listrik di Jawa Barat Naik 13,2 Persen Saat Libur Lebaran
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG - Beban puncak listrik siang hari saat libur Idulfitri di Jawa Barat naik 13,2 persen dibandingkan tahun lalu.

Berdasarkan data PLN UID Jabar, pemakaian listrik di siang hari saat lebaran tahun 2021 yaitu 3.385 Mega Watt (MW), sedangkan tahun ini sebesar 3.833 MW.

Manajer Komunikasi PLN UID Jabar Iwan Ridwan menyampaikan bahwa beban listrik malam saat libur Idulfitri mengalami penurunan dibanding tahun lalu menjadi 4.733 MW atau turun sebesar 5 persen. Beban listrik malam hari saat libur lebaran tahun lalu sebesar 4.987 MW.

Selanjutnya, beban listrik siang pada hari kedua lebaran mencapai 3.820 MW, lebih rendah dibandingkan hari pertama. Sebaliknya, pemakaian listrik malam hari pada hari kedua lebaran 2022 lebih tinggi dibandingkan hari pertama. Hari kedua beban listrik malam di Jawa Barat tercatat 4.858 MW.

Iwan menjelaskan bahwa meski ada kenaikan beban puncak saat lebaran namun konsumsi listriknya masih lebih rendah dibandingkan hari hari biasa.

"Beban puncak listrik saat lebaran dan hari biasa tentu berbeda. Apabila ditilik dari waktu beban puncak tertingginya, beban puncak siang hari biasa lebih tinggi daripada malam. Sebaliknya saat lebaran, beban puncak malam hari lah yang tertinggi," kata Iwan.

Hal ini, lanjutnya, dipengaruhi oleh berkurangnya aktivitas industri dan bisnis di mana konsumsi listriknya lebih tinggi dibanding golongan pelanggan lainnya.

Terkait pemakaian listriknya, pemakaian listrik saat liburan Idulfitri lebih rendah baik siang maupun malam hari karena banyak kantor, bisnis, dan industri yang libur atau mengurangi aktivitas saat libur.

Sebelum libur lebaran, tepatnya pada hari Kamis 28 April 2022 beban listrik siang hari mencapai 6.316 MW dan malam hari 6.642 MW.

Selanjutnya, Iwan menambahkan pada hari pertama masuk kerja setelah libur Idulfitri meski ada yang bekerja dari rumah, beban listrik sudah mengalami peningkatan. Beban listrik siang pada 9 Mei 2022 sebesar 7.252 MW dan malam sebesar 7.153 MW.

"Hari pertama setelah libur panjang di Jawa Barat sudah seperti biasa lagi dimana beban listrik siang lebih tinggi dibanding malam hari, bisnis dan industri sudah mulai aktif," jelasnya. (K34)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN listrik
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top