Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ridwan Kamil Bicara Kemungkinan Endemi Jika Kasus Covid-19 Pascalebaran Landai

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai pengaruh diberlakukannya mudik Lebaran terhadap angka kasus Covid-19 akan terlihat dalam 14 hari ke depan.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 08 Mei 2022  |  15:16 WIB
Arus mudik Lebaran 2022 di kawasan Nagreg Kabupaten Bandung - Bisnis
Arus mudik Lebaran 2022 di kawasan Nagreg Kabupaten Bandung - Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai pengaruh diberlakukannya mudik Lebaran terhadap angka kasus Covid-19 akan terlihat dalam 14 hari ke depan.

Kendati demikian, pihaknya berharap tidak ada kenaikan kasus signifikan imbas kepadatan saat mudik Lebaran.

"Saya enggak bisa jawab sekarang apakah ada kenaikan imbas diperbolehkannya mudik ini karena polanya tidak begitu. Menurut teori, kehebohannya hari ini lalu data kasusnya terlihat 14 hari kemudian," ujarnya, Minggu (8/5/2022).

Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- mengatakan, pihaknya akan tetap waspada selama sebulan ke depan mengantisipasi kenaikan kasus Covid-19.

Sejauh ini dari pantauannya, ketaatan masyarakat terhadap protokol kesehatan, khususnya memakai masker, masih tetap tinggi termasuk antusiasme mengikuti vaksinasi selama mudik Lebaran.

"Kami tetap akan bersiaga selama sebulan ke depan. Saya lihat ketaatan masyarakat juga masih tinggi," kata Kang Emil.

Per hari ini data menunjukkan tingkat keterisian rumah sakit pasien Covid-19 di Jabar sangat rendah yakni berada di angka 0,8 persen.

"Per hari ini BOR rumah sakit terpantau hanya 0,8 persen, sangat kecil," ucap Kang Emil.

Menurut Kang Emil, jika pascalibur Lebaran ini angka kasus Covid-19 masih landai atau ada kenaikan tapi tidak signifikan, maka transisi pandemi ke endemi akan semakin jelas.

"Kalau setelah 14 hari dari hari Lebaran kasus tetap landai, maka saya boleh klaim berarti sudah endemi," sebut Kang Emil.

"Sudah terjadi kepadatan yang luar biasa, tapi kasus Covid-19-nya tidak naik atau naik tidak signifikan karena tidak ada varian baru ditambah BOR rendah saat mudik," imbuhnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ridwan kamil Covid-19
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top