Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jalur Pantura Kabupaten Cirebon Macet, Kendaraan Lokal Masih Mendominasi

Pantauan Bisnis.com, arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah mengalami antrean hingga 1 kilometer, terutama di sekitar Simpang Kawasan Batik Trusmi akibat lampu lintas.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 26 April 2022  |  12:08 WIB
Jalur Pantura Kabupaten Cirebon - Bisnis/Hakim Baihaqi
Jalur Pantura Kabupaten Cirebon - Bisnis/Hakim Baihaqi

Bisnis.com, CIREBON - Ruas jalur pantura di Jalan Otto Iskandar Dinata, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, terpantau padat pada H-6 lebaran, Selasa (26/4/2022) siang.

Pantauan Bisnis.com, arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah mengalami antrean hingga 1 kilometer, terutama di sekitar Simpang Kawasan Batik Trusmi akibat lampu lintas.

Pengendara yang melaju di jalur tersebut hanya mampu berkendara dengan kecepatan rendah. Sementara, dari arah sebaliknya terpantau tidak mengalami antrean. Kendaraan mampu melaju dengan kecepatan sedang.

Sebagian besar kendaraan yang melintas di kedua jalur tersebut pun masih didominasi oleh kendaraan lokal Cirebon, Majalengka, Indramayu, dan Kuningan (Ciayumajakuning).

Berdasarkan keterangan pers Kementerian Perhubungan, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 28 April 2022 dan potensi perjalanan meningkat di tanggal 30 April.

Sementara puncak arus balik, diprediksikan terjadi pada 8 Mei 2022.

Pada puncak arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini, bakal terjadi penumpukan masyarakat di bahu jalan.

Mengantisipasi kepadatan saat puncak arus mudik, Polresta Cirebon membentuk tim urai yang bertugas selama Operasi Ketupat Lodaya 2022. Tim urai berjumlah 35 personel itu, memiliki tugas melakukan penguraian kemacetan lalu lintas saat arus mudik.

Kepala Polresta Cirebon, Kombes Arif Budiman mengatakan, tim urai tidak hanya bertugas di jalur arteri, melainkan jalur tol yang bakal diterapkan sistem satu arus atau one way dari Jakarta sampai dengan Gerbang Tol Kalikangkung.

"Kami mengantisipasi apabila terjadi kendaraan mogok ataupun ada kendaraan yang mungkin tidak layak dan sebagainya dan mengakibatkan terjadinya kemacetan," kata Arif.

Puluhan tim urai tersebut bakal dibagi ke dalam ketiga tim, pertama akan bertugas secara di jalur tol dari perbatasan Majalengka sampai dengan perbatasan Brebes.

Tim kedua, akan bertugas di jalur arteri mulai dari perbatasan Indramayu sampai dengan wilayah perbatasan Polres Cirebon Kota.

Sementara tim ketiga, ditempatkan dari perbatasan Brebes sampai dengan perbatasan Cirebon kota.

Arif mengatakan, puluhan orang tersebut akan ditempatkan tidak hanya titik kerawanan, namun juga titik yang memang menjadi konsentrasi skenario penguraian terkait dengan kepadatan maupun tingkat kemacetan arus lalu lintas.

"Diharapkan dengan Tim Urai ini akan lebih memberikan akselerasi keputusan-keputusan cepat yang memang harus dilaksanakan apabila terjadi peningkatan sekaligus juga kepadatan arus rangka pengamanan Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2022," kata Arif.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cirebon Mudik Lebaran
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top