Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Program Gedoran DPMPTSP Jabar Efektif Tingkatkan Realisasi PMDN

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPTSP) Jawa Barat Noneng Komara mengatakan PMDN di Jawa Barat mampu berkontribusi maksimal dalam penyerapan tenaga kerja.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 02 Desember 2021  |  16:50 WIB
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPTSP) Jawa Barat Noneng Komara
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPTSP) Jawa Barat Noneng Komara

Bisnis.com, BANDUNG — Realisasi penanaman modal ke Jawa Barat dalam setahun terakhir diwarnai dengan naiknya penanaman modal dalam negeri (PDMN). Dalam realisasi Januari-September 2021, PMDN Jabar menjadi yang tertinggi di Indonesia.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPTSP) Jawa Barat Noneng Komara mengatakan PMDN di Jawa Barat mampu berkontribusi maksimal dalam penyerapan tenaga kerja dimana terdapat tenaga kerja sebesar 31.691 orang meningkat 10.363 orang dari periode yang sama tahun 2020 sebesar 13.386 orang. 

PMDN sendiri realisasi investasinya mencapai Rp45,3 triliun atau meningkat Rp9,9 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu. 

“Lokasi yang paling besar menyerap tenaga kerja PMDN di Jawa Baratdari Kabupaten Bogor sejumlah 5.586 Orang atau 17,63 persen. Untuk PMA, penyerapan tenaga kerja terbesar dari Kabupaten Bekasi sejumlah 15.141 Orang atau 27,00 persen,” tuturnya kepada Bisnis, Kamis (2/12/2021).

Menurut Noneng salah satu upaya mengungkit realisasi PMDN datang dari program Gedoran yang dilakukan pihaknya. Gedoran sendiri singkatan dari Gerakan Dorong Realisasi Dalam Negeri. 

“Program ini membuat kita fokus pada pengendalian investasi PMDN dan UMKM,” katanya.

Program Gedoran sendiri terbagi dalam enam strategi. Pertama, pemantauan di lapangan secara offline/online, lalu koordinasi pengawasan dengan OPD di kabupaten/kota, kemudian pihaknya rutin menggelar workshop LKPM, ada pula kegiatan vokasi,  program ini juga ditopang teknologi dashboard data sampai pada sosialisasi dan promosi.

“Workshop LKPM itu digelar guna mengakselerasi pencapaian target investasi Jawa Barat dan meningkatkan kepatuhan para pelaku usaha terhadap kewajibannya. Sementara vokasi, kita memfasilitasi mengenai masalah perizinan. Kita rutin juga melakukan sosialisasi terkait target realisasi investasi di Jawa Barat ke daerah,” ujarnya.

Noneng memastikan tak hanya sepanjang 2021, PMDN juga menjadi penyelamat investasi ke Jawa Barat sepanjang 2020 lalu. Realisasi investasi untuk PMDN di Jawa Barat tahun 2020, yang ditanamkan oleh para investor sebesar Rp51,4 triliun meningkat Rp2,1 triliun dari periode investasi yang sama pada tahun 2019 sebesar Rp49,2 triliun. 

“PMDN menyumbang jumlah tenaga kerja sebesar 27.498 orang, turun 8.562 orang dari periode yang sama tahun 2019 sebesar 36.060 orang, untuk jumlah proyek LKPM sebesar 8.989 proyek LKPM atau naik 4.074 proyek LKPM dari 4.915 proyek LKPM pada periode yang sama tahun 2019,” katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi pemprov jabar
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top