Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Meski Belum Populer, EWF Cirebon Mampu Catatkan Transaksi 16.500 Lot di Ciayumajakuning

Ernest menargetkan, hingga akhir 2021 EWF Cirebon bakal melakukan transaksi hingga 30.000 lot.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 25 Oktober 2021  |  10:35 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, Cirebon - Industri Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) sudah hadir lebih dari 20 tahun di Indonesia. Namun begitu, PBK belum terlalu populer dibandingkan dengan industri lainnya di wilayah Cirebon, Indramayu, Kuningan, dan Majalengka (Ciayumajakuning).

PBK merupakan salah satu alternatif investasi yang menjanjikan dari sisi imbal hasil (return). Di tengah masa pandemi ini pun, salah komoditasnya yaitu Locogold mampu memberikan return di atas 30 persen atas kenaikan harga emas sepanjang 2020.

Pimpinan Equityworld Futures (EWF) Cirebon Ernest Firman menyebutkan, industri perdagangan berjangka merupakan hal baru di wilayah Ciayumajakuning. Pemahaman kepada masyarakat akan terus diberikan.

Ernest menambahkan, pada tahun ini pihaknya menargetkan transaksi sebesar 10.000 lot bisa terealisasi. Tetapi, pada pertengahan Oktober 2021, transaksi mencapai 16.500 lot.

"Ini merupakan sebuah pencapaian terbaik karena mampu melampui target yang direncanakan pada awal 2021 ini. Artinya, minat masyarakat untuk berinvestasi mulai meningkat," kata Ernest di Kota Cirebon, Senin (25/10/2021).

Ernest menargetkan, hingga akhir 2021 EWF Cirebon bakal melakukan transaksi hingga 30.000 lot. Hal tersebut dilakukan agar kantor perwakilan di Ciayumajakuning ini mampu berkontribusi minimal 30 persen dari seluruh kantor EWF di Indonesia.

Selain memasyarakatkan perdagangan Berjangka Komoditi, pihak EWF pun membuka kesempatan untuk 300 orang, terutama di wilayah Ciayumajakuning menjadi konsultan bisnis.

Ernest menyebutkan, pada masa pandemi ini banyak perusahaan tutup dan jumlah pengangguran terus bertambah. Perusahaan pialang berjangka diklaim mampu bertahan di tengah badai pandemi.

"Semakin banyak anak muda yang bergabung bersama EWF Cirebon, kami yakin tingkat akan membantu pertumbuhan pendapatan, mereka bisa dapat Rp10 sampai 50 juta setiap bulannya," katanya.

Direktur Utama PT Bursa Berjangka Jakarta Stephanus Paulus Lumintang mengatakan, PBK perlu disosialisasikan dan diedukasi kepada masyarakat umum atau calon investor di wilayah Ciayumajakuning.

"Sangat tepat sebagai salah satu sarana investasi khususnya pada masa pandemi, di mana peran teknologi informasi sangatlah berperan. Di wilayah Cirebon ada Equityword Futures Cirebon, sebagai broker," kata Paulus

Bersama dengan PT Kliring Berjangka Indonesia (persero), sosialisasi PBK bakal terus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Hal tersebut karena sektor ini memiliki potensi besar untuk berkembang.

Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan Wisnu Wardhana mengimbau,masyarakat untuk lebih jeli dalam memilih investasi di bidang PBK.

“Selalu pastikan legalitas dari pialang berjangka yang menawarkan investasi dan jangan mudah tergiur dengan penawaran investasi yang memberikan
iming-iming keuntungan pasti di luar batas kewajaran yang didapatkan dalam waktu singkat,” katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cirebon
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top