Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RPJMD 2019-2024 Kabupaten Cirebon Diminta Diubah

Untuk strategi pembangunan, legislatif di Kabupaten Cirebon merekomendasikan pembangunan berbasis kewilayahan.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 31 Mei 2021  |  14:53 WIB
Pemkab Cirebon - Bisnis/Hakim Baihaqi
Pemkab Cirebon - Bisnis/Hakim Baihaqi

Bisnis.com, CIREBON - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon Mohamad Lutfhi mmeminta kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk merubah beberapa poin rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2019-2024.

Menurutnya, masih banyak program yang krusial yang harus diutamakan.

"Kabupaten Cirebon masih ada persoalan banjir, sampah yang menjadi bahan pokok dalam pembangunan di Kabupaten Cirebon," kata Lutfhi di Kabupaten Cirebon, Senin (31/5/2021).

Selain itu, kata Lutfhi, untuk strategi pembangunan, legislatif di Kabupaten Cirebon untuk merekomendasikan pembangunan berbasis kewilayahan.

Nantinya, pemerintah daerah harus memasukan kawasan-kawasan strategis didorong menurut sektornya, seperti wilayah kawasan industri, wilayah pengembangan pesisir dan kelautan, serta pariwisata zonanya sesuai.

"Karena di RPJMD semuanya umum tidak menyebut dimana saja wilayahnya," katanya.

Lutfhi mengatakan, pihaknya mendorong pembangunan proyek prioritas kabupaten. Bahkan, jalan strategis kabupaten harus di masukan untuk dilakukan pembangunan dalam tiga tahun kedepan.

"Kami juga mendorong pembangunan bendungan Cipadungdahar, Waduk Gunung Jati, dan Waduk Asem untuk di bangun dan di masukan ke dalam RPJMD. Jadi pertumbuhan ekonomi harus didorong untuk," katanya.

Bupati Cirebon Imron Rosyadi menyebutkan RPJMD 2019-2024 Kabupaten Cirebon banyak yang meleset dari target akibat pandemi Covid-19.

Imron mengatakan, selama masa 2019-2024 pemerintah menargetkan sebanyak Rp5 triliun. Namun, saat ini
diturunkan menjadi Rp3 triliun.

"Pendapatan asli daerah semua turun dan dana perimbangan tidak sesuai target. Karena baik pemerintah pusat maupun provinsi semua sama terdampak Covid-19," kata Imron di Kabupaten Cirebon, Minggu (30/5/2021).

Saat ini, kata Imron, Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tengah melakukan perubahan RPJMD. Perubahan tersebut sudah disepakati.

Imron mengatakan, pihaknya akan mengenjot program-program yang sudah direncanakan pada perubahan RPJMD tahun 2019-2024.

"Kalau pandemi ini sudah berakhir kami akan maksimalkan program yang sudah disepakati dengan dewan, untuk segera di selesaikan sehingga perekonomian dan sektor lain bisa berjalan kembali," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cirebon
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top