Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dapat Bankeu Rp1,5 Triliun, Sumedang Prioritaskan Bangun Ini

Pemerintah Kabupaten Sumedang mengusulkan sejumlah prioritas pembangunan menggunakan bantuan keuangan provinsi Jawa barat sebanyak 2022 Rp1,5 triliun.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 31 Maret 2021  |  19:59 WIB
Kawasan wisata Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang - Bisnis
Kawasan wisata Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang - Bisnis

Bisnis.com, SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Sumedang mengusulkan sejumlah prioritas pembangunan menggunakan bantuan keuangan provinsi Jawa barat sebanyak 2022 Rp1,5 triliun.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dalam Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat Kabupaten Sumedang virtual, Rabu (31/3/2021).

Dony menyebutkan, usulan tersebut meliputi pembangunan infrastruktur jalan perbatasan antar kabupaten sebesar Rp 24,3 miliar, dengan total sebanyak enam ruas jalan.

"Tentunya upaya ini dilakukan untuk pemulihan ekonomi melalui inovasi dan kolaborasi melalui sinkronisasi prioritas Kabupaten yang harus sama dengan prioritas nasional dan Provinsi Jawa Barat," kata Dony.

Kemudian, usulan yang menjadi prioritas yaitu, infrastruktur jalan pendukung pariwisata sebesar Rp70,5 miliar, reformasi kesehatan daerah sebesar Rp 930 miliar, dan penguatan sistem ketahanan pangan berkelanjutan sebesar Rp11 miliar.

Selanjutnya, reformasi sistem pendidikan dan pemajuan kebudayaan sebesar Rp45 miliar serta inovasi pelayanan publik dan penataan daerah sebesar Rp33,7 miliar.

Terakhir, pengembangan infrastruktur konektivitas wilayah dan pengelolaan lingkungan hidup sebesar Rp309,728 miliar, pengembangan destinasi dan infrastruktur pariwisata sebesar Rp100,6 miliar.

Dony mengatakan, pada 2022 pun pemerintah akan berupaya menyelesaikan lima permasalahan, yakni penurunan angka kemiskinan dan pengangguran, pendidikan dan kesehatan, kurang memadainya infrastruktur dasar, dan kinerja yang ASN belum optimal dalam memberikan pelayanan.

Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, kata Dony, akan diselesaikan dengan enam potensi unggulan, yakni meliputi SDM, SDA, sejarah dan budaya, letak geografis, Iptek di kawasan Jatinangor, KEK Jatigede, dan kawasan Butomgede.

"Keenam potensi ini diharapkan dapat menyelesaikan lima masalah utama tadi," katanya. (K45)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumedang
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top