Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BPBD Prediksi Hujan Intensitas Tinggi Mengguyur Sumedang hingga Mei 2021

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang memprediksi hujan dengan intensitas tinggi masih akan tetap terjadi di kabupaten tersebut hingga Mei 2021.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 28 Maret 2021  |  12:53 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, SUMEDANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang memprediksi hujan dengan intensitas tinggi masih akan tetap terjadi di kabupaten tersebut hingga Mei 2021.

Sekretaris BPBD Kabupaten Sumedang Iwan Hermawan mengatakan tingginya intensitas hujan terjadi karena adanya fenomena La Nina atau suhu permukaan laut yang menurun sepanjang timur dan tengah Samudera Pasifik di garis khatulistiwa.

Iwan menyebutkan, adanya fenomena La Nina ini, curah hujan menjadi 40 persen lebih tinggi dari biasanya.

"Musim hujannya datang lebih awal, kedua jangka musim hujannya lebih panjang. Karena adanya fenomena La Nina ini intensitas hujannya 40 persen diatas normal," kata Iwan di Kabupaten Sumedang, Minggu (28/3/2021).

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai bencana alam akibat fenomena tersebut, salah satunya bencana hydro, di antaranya banjir serta longsor.

Iwan mengatakan, imbauan ini diutamakan kepada masyarakat yang tinggal di wilayah berpotensi bencana. "Update terkait dengan informasi-informasi kami sampaikan baik melalui medsos maupun grup-grup yang kami bentuk dalam konteks untuk menanggulangi bencana," katanya.

Sebelumnya, bencana banjir bandang dan tanah longsor terjadi di Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jumat (26/3/2021).

Banjir bandang melanda areal pesawahan di Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kamis (25/3/2021) setelah hujan deras mengguyur daerah itu.

Peristiwa itu menyebabkan dua warga Desa Citengah menjadi korban. Satu orang selamat dan satu orang lagi ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Berdasarkan laporan warga setempat, korban saat kejadian tengah bekerja di tengah sawah atau daerah yang terdampak bencana banjir bandang. (K45)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumedang
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top