Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemprov Jabar Luncurkan Program SMK Mbangun Desa di Kabupaten Cirebon

Wagub Uu menyebutkan semangat lahirnya SMK untuk para lulusannya yakni mudah mendapatkan pekerjaan.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 25 Maret 2021  |  14:18 WIB
Peluncuran program SMK Mbangun Desa - Bisnis/Hakim Baihaqi
Peluncuran program SMK Mbangun Desa - Bisnis/Hakim Baihaqi

Bisnis.com, CIREBON - Pemerintah Provinsi Jawa Barat meluncurkan program SMK Mbangun Desa di SMK 1 Gunungjati, Jalan Ki Gede Mayung, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Kamis (24/3/2021). Peluncuran tersebut dilakukan oleh Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum.

Uu menyebutkan semangat lahirnya SMK untuk para lulusannya yakni mudah mendapatkan pekerjaan. Namun realitanya, saat ini jebolan dari SMK sering dikambinghitamkan sebagai penyumbang angka pengangguran.

Melalui program SMK Mbangun Desa, kepala sekolah SMK 1 Gunungjati untuk mengarahkan lulusannya agar bisa kembali ke desa masing-masing untuk mengaplikasikan ilmu yang didapatkan selama tiga tahun menimba ilmu.

"Jebolan SMK harus kembali ke desa, di sana banyak potensi, mulai dari pariwisata hingga yang lainnya. Saat ini, saya lihat sekolah hanya membanggakan infrastrukturnya, bukan kualitas lulusannya," kata Uu di Kabupaten Cirebon, Kamis (25/3/2021).

Uu mengatakan, di Jawa Barat sebanyak 43 persen pengangguran merupakan jebolan SMK. Hal tersebut lantaran para lulusan sekolah kejuaraan ini lebih memilih bekerja di kota, dibandingkan dengan daerah asalnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun khawatir, bila pemikiran tersebut masih diterapkan, lapangan pekerjaan akan semakin sulit didapatkan dan menimbulkan permasalahan sosial lebih luas.

"Kepala sekolah harus memberikan pemahaman, diarahkan bagaimana bisa menciptakan lapangan kerja. Sesuai dengan program gubernur yaitu Desa Juara, kerja di desa tetapi rezeki kota," katanya.

SMK 1 Gunung Jati merupakan salah satu sekolah kejuruan negeri yang ada di Kabupaten Cirebon, di mana sekolah tersebut memiliki jurusan untuk meningkatkan kompetensi keahlian.

Beberapa jurusan tersebut di antaranya, teknik bangunan, kriya kreatif batik dan tekstil, teknik dan bisnis sepeda motor, multimedia, teknik pengelasan, hingga desain pemodalan dan informasi.

Bupati Cirebon Imron Rosyadi mengatakan lulusan SMK di Kabupaten Cirebon diminta untuk bekerja dan membangun Kabupaten Cirebon. Menurutnya, kabupaten tersebut memiliki segudang potensi.

Belum lagi, dengan adanya rencana pengembangan Kawasan Metropolitan Rebana, nantinya akan menyerap jutaan lapangan kerja bagi masyarakat Kabupaten Cirebon.

"Kami minta lulusan SMK harus meningkatkan kemampuan, sehingga memiliki daya saing. Beberapa waktu lalu kami sudah tegaskan, agar perusahaan menyerap tenaga kerja lokal," katanya. (K45)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cirebon
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top