Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ridwan Kamil Minta Pusat Atur Regulasi Vaksinasi Mandiri

Vaksinasi mandiri dinilai bisa mengakselerasi program vaksinasi yang tengah dilakukan oleh Pemerintah. Namun pelaksanaannya perlu diatur dalam regulasi tersendiri.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 02 Maret 2021  |  08:52 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil
Gubernur Jabar Ridwan Kamil

Bisnis.com, BANDUNG — Vaksinasi mandiri dinilai bisa mengakselerasi program vaksinasi yang tengah dilakukan oleh Pemerintah. Namun pelaksanaannya perlu diatur dalam regulasi tersendiri.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan pihaknya sangat mendukung program vaksinasi mandiri karena bisa mempercepat herd immunity dan mempercepat vaksinasi.

“Tanpa percepatan akan susah mencapai 70 persen, atau tercapai tapi lama,” katanya di Bandung, Selasa (2/3/2021).

Namun agar vaksinasi mandiri lancar, pihaknya meminta Pemerintah Pusat membuat regulasi agar tidak mengganggu program vaksinasi yang saat ini tengah berjalan. “Kalau swasta yang membayarkan karyawan ini akan mempercepat herd immunity,” tuturnya.

Di sisi lain, pihaknya juga mendukung program vaksin Nusantara yang saat ini tengah mendatangkan vaksin dari luar negeri. Menurutnya pasokan vaksin yang didatangkan pemerintah mulai dari Sinovac, Prixer, Astrazeneca bisa menambah daya pasokan vaksin.

“Termasuk nanti vaksin nusantara,” ujarnya.

Ridwan Kamil mengaku tidak mempermasalahkan merek vaksin atau vaksin buatan mana terpenting bisa lolos dari uji BPOM dan MUI.

“Maka apapun merekny membantu perang kita melawan Covid-19. Jadi mudah-mudahan wacana lengkap, jelas dan bisa dipakai,” ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar Covid-19
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top