Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PLN Sigap Pulihkan Listrik Terdampak Banjir di Karawang

Banjir melanda beberapa daerah di Karawang yang disebabkan debit air dari Sungai Citarum yang meluap. PLN memilih mematikan aliran listri di daerah yang terendam banjir untuk keselamatanj warga.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 21 Februari 2021  |  14:58 WIB
Banjir di Karawang, Jawa Barat. - Antara
Banjir di Karawang, Jawa Barat. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – PT PLN terus bersiap siaga mengamankan pasokan listrik dan memantau wilayah terdampak banjir di Jawa Barat. Banjir melanda beberapa daerah di Karawang yang disebabkan debit air dari Sungai Citarum yang meluap.

"PLN terus sigap dan siaga memantau kondisi wilayah yang terdampak banjir. Demi mengutamakan keselamatan masyarakat, di beberapa daerah belum dapat dialiri listrik karena banjir masih tinggi," kata Direktur Bisnis Regional Jawa, Madura & Bali PLN Haryanto W.S.

Dia mengemukakan hal itu ketika meninjau sistem kelistrikan yang terdampak banjir di Gardu Induk Tegal Herang Karawang, Jabar, dikutip dari siaran pers, Minggu (21/2/2021).

Haryanto menambahkan pihaknya segera memulihkan aliran listrik kembali apabila kondisi banjir telah surut dan aman bagi masyarakat.

Secara keseluruhan di Jabar sampai dengan Minggu (21/2) pukul 13.00 WIB, terdapat 2.119 unit gardu distribusi yang terdampak banjir, sedangkan 1.369 gardu distribusi dan 333.505 pelanggan telah berhasil PLN nyalakan kembali.

PLN mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan di musim hujan dan banjir. Apabila air mulai masuk ke rumah, warga secara mandiri dapat mematikan listrik dari mini circuit breaker (MCB) pada kWh meter.

Selanjutnya, masyarakat dapat menghubungi PLN melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN listrik banjir
Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top