Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Putus Rantai Penyebarang Covid-19, Kota Bandung Gencar Vaksinasi

DPRD Kota Bandung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan vaksinasi untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 15 Februari 2021  |  17:54 WIB
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana. - Bisnis/Dea Andriyawan
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana. - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG - Kota Bandung n terus gencar menggelar kampanye program vaksinasi Covid-19 sebagai upaya penanganan virus corona di ibu kota Provinsi Jawa Barat tersebut. Tren okupansi rumah sakit di sisi lain mengalami penurunan

Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, Rizal Khairul mengungkapkan, wabah virus Covid 19 belum berakhir. Oleh karenanya perlu ikhtiar bersama untuk menangani virus yang berasal dari China tersebut.

Sebagai duta vaksin, Rizal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan vaksinasi. Pasalnya vaksin bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Memang vaksin ini harus dilakukan untuk memutus rantai penyebaran covid 19. Saya juga setiap musrenbang menyampaikan bahwa penting vaksin ini, bukan solusi keseluruhan tapi mencegah penyebaran," kata Rizal, Senin (15/2/2021).

Di lain pihak, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memastikan pandemi Covid-19 di Kota Kembang masih terkendali. Salah satu indikatornya yakni angka keterisian tempat tidur di rumah sakit yang turun menjadi 60 persen.

Sebelumnya, awal 2021, angka keterisian tempat tidur di rumah sakit di Kota Bandung sempat hampir 100 persen. Tak hanya itu, jumlah orang terkonfirmasi Covid-19 aktif juga menurun. Hal itu berdasarkan laporan hingga Jumat 12 Februari yang diterima Yana.

"Saya informasikan saja situasi pandemi Covid-19 di Kota Bandung ini relatif terkendali. Memang indikatornya positif aktifnya turun, kemudian juga reproduksi virus di bawah angka 1," katanya, Senin (15/2/2021).

Meski sudah mengalami penurunan, Yana mengaku berdasarkan standar WHO angka keterisian tempat tidur di rumah sakit tidak boleh berada di angka 60 persen. 

"Ketersediaan tempat tidur juga berada di bawah angka 60 persen. Standar WHO tidak boleh dari itu," imbuhnya.

Kendati demikian, Yana tetap meminta warga Kota Bandung tetap waspada. Tak hanya itu, seluruh elemen masyarakat juga harus mensosialisasikan tentang pencegahan penyebaran Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan.

Protoko kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 dikenal dengan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak dari kerumunan.

#satgasCovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung vaksinasi Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Rivki Maulana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top