Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pesan Ridwan Kamil ke Warga yang Sudah Divaksin: Jangan Euforia

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta warga yang mendapat kesempatan vaksinasi tahap awal tidak euforia atau bersikap berlebihan mengingat ancaman pandemi Covid-19 masih ada.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 14 Januari 2021  |  14:46 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kiri) mendampingi Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum sebelum vaksinasi Covid-19 Sinovac di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung. - Bisnis/Rachman
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kiri) mendampingi Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum sebelum vaksinasi Covid-19 Sinovac di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung. - Bisnis/Rachman

Bisnis.com, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta warga yang mendapat kesempatan vaksinasi tahap awal tidak euforia atau bersikap berlebihan mengingat ancaman pandemi Covid-19 masih ada.

Ridwan Kamil mengatakan masyarakat tetap harus disiplin menjaga kesehatan meski vaksin telah hadir menjadi salah satu solusi menghentikan pandemi global Covid-19 di Tanah Air.

“Jangan euforia meski sudah disuntik vaksin, jangan euforia sudah bebas [Covid-19]," katanya dalam pernyataan yang dikutip Kamis (14/1/2021).

Ia pun berharap agar pelaksanaan vaksinasi perdana di Jabar berlangsung sukses dan provinsi dengan jumlah penduduk terbesar se-Indonesia ini bisa menjadi contoh terbaik secara teknis hingga komunikasi publik.

Kepada seluruh elemen masyarakat, dari ibu-ibu hingga public figure, dari pejabat hingga tokoh agama, Ridwan Kamil pun mengajak untuk bersama-sama menggaungkan kampanye peduli atau mendukung vaksinasi, salah satunya dengan simbol “V” di tangan merujuk kata “vaksinasi/vaksin”.

“Jabar memunculkan semangat mendukung vaksin dengan simbol V. Nanti akan banyak foto-foto kami melakukan ini [simbol V di tangan], V-nya bukan angka dua, tapi V selebar-lebarnya. Artinya kami mendukung vaksinasi, semoga ini menjadi tren bela negara menyemangati semua orang,” ujarnya.

“Untuk itu, kami juga mengajak public figure dan influencer untuk bersama-sama bela negara, melindungi diri, keluarga, dan negara [dengan divaksin]. Karena mereka yang menolak itu bisa masuk kategori membahayakan kesehatan dan keselamatan masyarakat sekitar,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar Covid-19
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top