Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rumah Sakit di Cirebon Diminta Tambah Ruang Isolasi Bagi Ibu Hamil

Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon Enny Suhaeni mengatakan, sebagian besar rumah di sakit di kabupaten tersebut memiliki ruang isolasi, namun untuk merawat ibu hamil terbilang sedikit.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 12 Januari 2021  |  15:30 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, CIREBON - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, meminta kepada seluruh rumah sakit yang ada di Kabupaten Cirebon untuk menambah ruang isolasi bagi ibu hamil terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon Enny Suhaeni mengatakan, sebagian besar rumah di sakit di kabupaten tersebut memiliki ruang isolasi, namun untuk merawat ibu hamil terbilang sedikit.

"Cuma di Rumah Sakit Waled yang sudah cukup ruang isolasi," kata Enny di Kabupaten Cirebon, Selasa (12/1/2020).

Setiap rumah sakit harus memiliki minimal lima ruang isolasi untuk ibu hamil di Kabupaten Cirebon. Menurut Enny, ibu hamil sangat rentan tertular Covid-19.

Enny mengatakan, beberapa kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang menimpa ibu hamil terjadi karena melakukan perjalanan ke luar kota atau juga tertular dari anggota keluarga lainnya.

"Contoh, ada ibu hamil tiba-tiba ke rumah ternyata reaktif Covid-19. Ibu hamil kan tidak bisa disatukan di ruang isolasi yang sama," kata Enny.

Berdasarkan data Pusicov Kabupaten Cirebon, kasus terkonfirmasi positif hingga Selasa (12/1/2021) siang, mencapai angka 4.352 setelah bertambah sebanyak 44.

Dari jumlah kasus tersebut, 3.540 orang sudah selesai dinyatakan sembuh. Sedangkan, 359 lainnya masih menjalani perawat di rumah sakit atau isolasi mandiri di rumah.

Warga di Kabupaten Cirebon yang meninggal dunia akibat Covid-19 pun menembus angka 252. (K45)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cirebon
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top