Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KPEN Apresiasi Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi di Jabar

Ketua Komite Pemulihan EKonomi Nasional (KPEN) Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi gerak cepat Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar dalam penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 23 Oktober 2020  |  19:40 WIB
Ketua Harian KPED Jabar Ipong Witono (kiri) bersama Ketua Komite Pemulihan EKonomi Nasional (KPEN) Budi Gunadi Sadikin - Istimewa
Ketua Harian KPED Jabar Ipong Witono (kiri) bersama Ketua Komite Pemulihan EKonomi Nasional (KPEN) Budi Gunadi Sadikin - Istimewa

Bisnis.com, BANDUNG — Ketua Komite Pemulihan EKonomi Nasional (KPEN) Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi gerak cepat Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar dalam penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

Apresiasi tersebut disampaikan Budi dalam pertemuan dengan Komite Pemulihan Ekonomi Daerah (KPED) Provinsi Jawa Barat (Jabar) di MINd ID Energi Building, Jl. Jend Sudirman, Jakarta Selatan, yang dihadiri Ketua Harian KPED Jabar Ipong Witono, anggota penasehat KPED Jabar Iwan Hanafi, Wakil Ketua KPED Jabar Jajat Priatna, Ina Primiana, dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar Taufiq Budi Santoso.

KPEN menilai bahwa Pemda Provinsi Jabar telah bekerja mengendalikan pandemi Covid-19 dengan baik.

“Pemulihan sektor kesehatan menjadi prioritas karena menjadi tolok ukur dalam keberhasilan pemulihan ekonomi daerah. Jabar sudah lebih maju dengan membentuk KPED dan langkah-langkah yang telah dilakukan sudah sangat responsif terhadap program KPEN,” ujar Budi dalam rilis Humas Jabar, Jumat (23/10/2020),

Budi yang juga Wakil Menteri BUMN ini pun berharap agar keberadaan KPED Jabar dapat lebih memudahkan hubungan koordinasi dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi yang dijalankan.

“Dengan adanya KPED hubungan koordinasi pemulihan daerah di Jawa Barat bisa lebih terukur dan tervalidasi. Ini akan sangat membantu dalam pemulihan ekonomi di Jabar karena akan bisa mendorong percepatan program PEN di daerah,” ujar Budi.

Dalam pemulihan ekonomi, KPEN menilai Pemda Provinsi Jabar banyak mengambil inisiatif dalam pengelolaan dan pemuktahiran data masyarakat terdampak krisis ekonomi dan pandemi Covid-19.

“Kami di PEN pusat membuka akses informasi yang luas bagi KPED Jabar dalam rangka percepatan program PEN di Jabar. Mari kita bersama-sama menyukseskan pemulihan ekonomi yang terpuruk akibat Covid-19 ini,” kata Budi.

KPEN, lanjut Budi, sangat berharap KPED Jabar bisa memberi masukan program pemulihan ekonomi di daerah di masa mendatang. Sebab, KPED lebih mengetahui kondisi nyata di daerah sehingga bisa merumuskan solusi terhadap masalah di lapangan dan memberikan usulan pada KPEN pusat program-program yang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Kami juga minta supaya KPED Jabar turut menyosialisasikan program-program KPEN ke daerah sehingga masyarakat bisa turut terlibat dan merasakan langsung program pemerintah dalam penanganan Covid-19 ini," tutur Budi.

"Saat ini, langkah prioritas kami adalah mempercepat pencairan bantuan pemulihan ekonomi melalui penyaluran bantuan sosial serta upaya membuka penciptaan lapangan kerja melalui program ketahanan pangan, UMKM, dan program berbasis padat karya. Saya berharap masyarakat Jabar merasakan manfaat program ini,” katanya.

Menanggapi berbagai harapan tersebut, Ketua Harian KPED Jabar Ipong Witono menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung program KPEN dalam menyosialisasikan berbagai program pemulihan ekonomi.

“Dalam pertemuan tersebut, kami juga sampaikan berbagai langkah yang telah diambil Pemda Provinsi Jabar dan program-program yang telah disusun KPED Jabar. Banyak irisan program dan kita optimis ekonomi di Jabar akan bisa segera pulih,” ujar Ipong.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top