Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jabar Bakal Bentuk Tim Sosialisasi UU Cipta Kerja

Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membentuk tim khusus membahas dan mensosialisasikan UU Cipta Kerja.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 15 Oktober 2020  |  12:34 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil - Bisnis/Wisnu Wage
Gubernur Jabar Ridwan Kamil - Bisnis/Wisnu Wage

Bisnis.com, BANDUNG — Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membentuk tim khusus membahas dan mensosialisasikan UU Cipta Kerja.

Tim ini akan menghasilkan masukan dari daerah untuk pengayaan pada Pemerintah Pusat. Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan Pusat meminta pemerintah daerah terus menyosialisasikan UU Cipta Kerja.

“Instruksinya adalah semua daerah untuk aktif mensosialisasikan kira-kira begitu bahwa terjadinya dinamika Itu sudah realitanya tapi tidak memberhentikan kita untuk mensosialisasikan apa yang dimaksud,” katanya, Kamis (15/10/2020).

Salah satu realisasi dari instruksi tersebut, Ridwan Kamil menyatakan pihaknya akan segera membentuk tim kecil yang bertugas menyosialisasikan kurang lebih 11 sampai 12 klaster dalam UU Cipta Kerja, termasuk menangkal hoaks yang berkembang di tengah masyarakat.

“Memang fokusnya tadi banyak dan fokusnya memang tadi di Ketenagakerjaan tadi dibahas sama ibu menteri yang hoaks, tidak hoaks dan lain-lain,” katanya.

“Harusnya sih kalau duduknya dengan jernih pemahaman-pemahaman itu bisa dimengerti dengan baik dan masih ada ruang ruang pertama adalah menggugat ke MK jika tidak puas, ruang kedua adalah ikut memperbaiki dalam proses penyusunan peraturan pemerintah di tahap dua,” pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar cipta kerja
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top