Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wagub Jabar Minta Warga Tetap Pakai Masker Scuba: Daripada Nggak Ada

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum angkat bicara terkait terganggunya proyek pengadaan 8 juta masker UMKM terkait penghentian pemakaian masker scuba dan buff. Menurutnya masker scuba masih bisa dipakai selama pemenuhan masker kain belum ada.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 21 September 2020  |  19:35 WIB
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum (kanan)
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum (kanan)

Bisnis.com, BANDUNG—Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum angkat bicara terkait terganggunya proyek pengadaan 8 juta masker UMKM terkait penghentian pemakaian masker scuba dan buff. Menurutnya masker scuba masih bisa dipakai selama pemenuhan masker kain belum ada.

Wagub Jabar Uu Ruzhanul mengatakan sampai saat ini pihaknya bersama Gubernur Jabar Ridwan Kamil belum memberikan keputusan penghentian proyek masker scuba yang melibatkan sekitar 400 UMKM.

“Kami belum memberikan keputusan,” katanya di Mapolda Jabar, Bandung, Senin (19/9/2020).

Dia mengaku pihaknya hanya mengimbau warga tidak mengenakan scuba dan buff karena dianggap tidak efektif mencegah penularan Covid-19. Imbauan ini menurut Uu harus dibarengi dengan penyediaan kebutuhan masker kain oleh pemerintah untuk masyarakat.

“Sudah berapa juga kita buat, tapi kan maskernya bukan masker yang diharapkan. Karena itu, hari ini tidak ada sebuah keputusan dilarang memakai masker seperti itu [scuba], tapi yang ada dipakai saja daripada nggak ada, tapi dihimbau memakai masker kesehatan seperti ini,” katanya sambil menunjuk masker medis.

Sebelumnya, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Kusmana Hartadji mengatakan saat ini pihaknya tengah berkonsultasi dengan Balai Tekstil Kementerian Perindustrian terkait pengujian bahan kain masker scuba. Konsultasi ini dalam rangka penyesuaian produksi scuba digantikan dengan kain.

“Itu kan kita sedang juga ke Balai Tekstil, itu kan sama-sama kain sebetulnya tapi kita juga harus menyesuaikan. Dilarang itu kan tetap aja karena memang kita sudah surat perintah dan sudah kontrak, tujuan kita kan sebetulnya membantu KUMKM, sepanjang itu sudah beli bahan kita mungkin akan pertimbangkan sesuai dengan kontrak tapi kalau memang dia belum bahan maka kita akan ganti sesuai dengan kainnya,” katanya pada media, Senin (21/9/2020).

Menurutnya proyek 8 juta masker tersebut melibatkan sekitar 400 UMKM di Jawa Barat. Dari hitungan Kusmana, produksi scuba yang dilakukan UMKM porsinya mencapai 65% dibanding masker kain. Anggaran program guna menyelamatkan UMKM yang terdampak pandemi Covid-19 ini sebesar Rp40 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top