Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Disparbud Jabar Fasilitasi Penyiapan Hotel Jadi Ruang Isolasi

Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap memfasilitasi penyediaan hotel untuk menyediakan ruang untuk dokter, tenaga kesehatan, maupun tempat isolasi mandiri masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala atau gejala ringan.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 20 September 2020  |  11:22 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG—Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap memfasilitasi penyediaan hotel untuk menyediakan ruang untuk dokter, tenaga kesehatan, maupun tempat isolasi mandiri masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala atau gejala ringan.

Kepala Dinasi Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar, Dedi Taufik mengatakan pihaknya sudah membuka komunikasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jabar.

Menurutnya secara prinsip, pihak PHRI menyambut positif dengan program dari pemerintah pusat ini. “Selain karena pertimbangan sisi kemanusiaan, kebijakan ini juga menjadi peluang baru agar kinerja perusahaan bisa bertahan di tengah pandemi,” katanya, Minggu (20/9/2020).

Meski ada kesiapan namun untuk realisasinya, membutuhkan persiapan yang matang. Pasalnya, ada banyak hal yang harus dipenuhi seperti persiapan penerapan standar protokol kesehatan khusus untuk perawatan.

Dedi mengaku belum bisa mengungkapkan jumlah pasti berapa hotel di Jawa Barat yang terlibat dalam program ini. Hanya saja, ada beberapa hotel sudah mengajukan penawaran kepada dinas kesehatan setempat salah satunya di Kota Bogor.

“Targetnya hotel yang berpartisipasi ini bisa merata di semua daerah. Tapi mungkin untuk saat ini fokus di zona merah. Mudah-mudahan persiapan, koordinasi dengan pengusaha hotel termasuk dinas terkait dan kementerian bisa berjalan cepat dan baik,” katanya.

Di Jawa Barat sendiri, terdapat hotel yang sempat dijadikan tempat menginap bagi para tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid-19, yakni Grand Preanger Hotel di Kota Bandung yang dikelola BUMD PT Jaswita.

Sejumlah hotel pun sempat disiapkan jika dibutuhkan lebih banyak tempat perawatan pasien Covid-19. Saat ini jumlah tempat tidur di ruang isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 se-Jabar sendiri mencapai 4.094. Total yang melayani pasien Covid-19 di Jabar ada 322 rumah sakit. Sedangkan keterisiannya baru 44,33% pada pekan lalu.

Di Kota Depok sendiri keterisian ruang isolasi di rumah sakit mencapai 73,08%, Kota Bekasi 67,60%, dan Kabupaten Bekasi 55,60%. Di Kabupaten Bogor keterisian ruang isolasi di rumah sakitnya mencapai 52,21%, di Kota Bogor 49,83%, sedangkan di Kota Bandung sebagai Ibukota Jabar terisi 31,52%.

Di Jabar pun terdapat sekitar 998 tempat tidur di pusat isolasi nonrumah sakit kabupaten/kota. Kemudian ada sekitar 190 tempat tidur di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jabar. Kapasitas BPSDM Jabar sendiri dapat mencapai 600 tempat tidur.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Indonesia melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memberikan dukungan hotel kelas bintang tiga, yang dapat dimanfaatkan bagi dokter dan tenaga kesehatan (nakes) yang merawat pasien Covid-19, serta untuk tempat isolasi mandiri bagi masyarakat yang dinyatakan positif Covid-19 tanpa gejala dan gejala ringan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar Virus Corona
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top