Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lockdown Gedung Sate Diperpanjang Hingga 31 Agustus

Kebijakan lockdown Gedung Sate dan fasilitas penunjangnya masih diperpanjang oleh Setda Provinsi Jawa Barat.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 26 Agustus 2020  |  15:56 WIB
Gedung Sate - Istimewa
Gedung Sate - Istimewa

Bisnis.com, BANDUNG — Kebijakan lockdown Gedung Sate dan fasilitas penunjangnya masih diperpanjang oleh Setda Provinsi Jawa Barat.

Asisten III Bidang Administrasi Setda Jabar Dudi Sudrajat mengatakan kebijakan menutup Gedung Sate masih diperpanjang meski 40 pegawai terpapar Covid-19 sudah dinyatakan sembuh.

“Tadinya pembukaan Gedung Sate akan dilakukan pada 14 Agustus kemarin, namun kembali diperpanjang hingga 31 Agustus untuk memastikan area kerja bersih dari virus,” katanya, Rabu (26/8/2020).

Dudi mengatakan meski masih lockdown, 25% aktivitas pekerjaan sudah kembali berjalan di Gedung Sate. Angka ini dinilai relatif lebih aman karena mencegah kerumunan. “Itu agar tidak terjadi kerumunan, pelayanan masih harus berjalan. Mudah-mudahan tanggal 31 Agustus bisa normal lagi," katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar menyesuaikan sistem kerja di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jabar yang berdinas di Gedung Sate. Hal itu menjadi upaya peningkatan kewaspadaan terhadap penularan Covid-19.

Berdasarkan Surat Edaran Sekretaris Daerah Jabar Nomor: 800/117/UM tentang Penyesuaian Sistem Kerja bagi Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Jabar, penyesuaian sistem kerja yang dimaksud yakni seluruh PNS dan non-PNS bekerja dari rumah alias work from home (WFH) mulai Kamis, 30 Juli 2020, hingga Jumat, 14 Agustus 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top