Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tim Khusus akan Awasi Operasionalisasi Tempat Hiburan di Kota Bandung

Pemkot Bandung membentuk tim khusus yang akan mengawasi penerapan protokol kesehatan di tempat hiburan yang telah diberikan relaksasi.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 25 Agustus 2020  |  15:48 WIB
Protokol kesehatan di salah satu tempat hiburan di Kota Bandung - Bisnis/Dea Andriyawan
Protokol kesehatan di salah satu tempat hiburan di Kota Bandung - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung mulai menggelontorkan izin operasi sejumlah tempat hiburan di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Untuk itu, Pemkot Bandung membentuk tim khusus yang akan mengawasi penerapan protokol kesehatan di tempat hiburan yang telah diberikan relaksasi.

Kabid Pembinaan Pariwisata, Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Edward Parlindungan mengatakan, tim khusus merupakan gabungan antar organisasi perangkat daerah (OPD).

"Pengawasannya nanti akan dibuat tim khusus gabungan dari Dinkes, Satpol PP dan Disbudpar untuk pengawasan di tempat hiburan, kalau ada pelanggaran akan diberikan sanksi sesuai Perwal," ujar Edward, saat ditemui di Balai Kota Bandung, Selasa (25/8/2020).

Hingga saat ini, Pemerintah Kota Bandung baru mengizinkan 10 tempat hiburan seperti karaoke dan kelab malam.

"(10) itu rata-rata karaoke dan kelab malam. Bioskop belum, baru mengajukan," katanya.

Ke 10 tempat hiburan itu, kata dia, sudah diberikan izin operasional sejak Rabu 19 Agustus 2020.

"Sekarang mungkin sudah ada yang beroperasi, karena suratnya sudah diberikan sejak Rabu kemarin," ucapnya.

Menurut Edward, saat ini sudah lebih dari 50 tempat hiburan yang diajukan izin operasionalnya ke tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Namun, kata dia, yang baru keluar nota rekomendasi dari tim Gugus Tugas baru 10 tempat hiburan. Sisanya, akan menyusul dalam waktu dekat.

"Itu semua sudah memenuhi suarat, kemarin sore sudah kita masukan lagi 34 nota rekomendasi ke tim Gugus Tugas, sekarang tinggal menunggu persetujuan saja," katanya. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top