Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hingga Hari Ini, 1.694 Orang Jalani Rapid Test di Stasiun Bandung

Sampai dengan Minggu (9/8/2020), jumlah penumpang yang mengikuti layanan rapid test mencapai sekitar 1.694 orang. Prediksi jumlah tersebut akan terus meningkat seiring bertambahnya perjalanan kereta api di wilayah PT KAI Daop 2 Bandung.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 10 Agustus 2020  |  11:22 WIB
Pelaksanaan rapid test di Stasiun Bandung - Bisnis/Dea Andriyawan
Pelaksanaan rapid test di Stasiun Bandung - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG - Layanan rapid test yang diselenggarakan oleh PT KAI yang bekerjasama dengan Rajawali Nusindo, anak perusahaan PT RNI, diminati calon penumpang kereta.

“Sejak dibuka pada 30 Juli 2020, rata-rata setiap harinya ada sekitar 140 penumpang yang mengikuti rapid test. Kami berharap layanan ini memberikan kemudahan bagi pelanggan kereta api,” kata Manager Humas PT KAI Daop 2 Noxy Citrea, Senin (10/8/2020).

Sampai dengan Minggu (9/8/2020), jumlah penumpang yang mengikuti layanan rapid test mencapai sekitar 1.694 orang. Prediksi jumlah tersebut akan terus meningkat seiring bertambahnya perjalanan kereta api di wilayah PT KAI Daop 2 Bandung.

Pasalnya pada bulan Agustus ini total terdapat 15 KA Jarak jauh yang kembali beroperasi setelah sebelumnya dihentikan sementara perjalanannya akibat pandemi Covid 19.

"Salah satu syarat naik kereta api jarak jauh harus menunjukkan surat hasil rapid test non reaktif atau swab test negatif Covid-19 yang berlaku selama 14 hari," ujar Noxy.

Layanan rapid test di Stasiun Bandung dibuka mulai pukul 08.00 sampai dengan pukul 17.00 WIB. Untuk itu, calon penumpang yang telah memiliki kode booking diimbau untuk melaksanakan pemeriksaan rapid test sehari sebelum keberangkatan dan tiba 30 menit sebelum jam keberangkatan kereta. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt kai
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top