Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penumpang Kereta Melonjak 240 Persen, Daop 3 Cirebon Tambah Perjalanan

Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 3 Cirebon menambah perjalanan kereta akibat lonjakan penumpang yang mencapai 240 persen pada Juli 2020.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 04 Agustus 2020  |  16:07 WIB
Calon penumpang kereta api yang akan melakukan tes rapid di Stasiun Cirebon, Kota Cirebon, Jawa Barat. - Bisnis/Hakim Baihaqi
Calon penumpang kereta api yang akan melakukan tes rapid di Stasiun Cirebon, Kota Cirebon, Jawa Barat. - Bisnis/Hakim Baihaqi

Bisnis.com, CIREBON - Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 3 Cirebon menambah perjalanan kereta akibat lonjakan penumpang yang mencapai 240 persen pada Juli 2020.

Ada enam kereta api jarak jauh yang dioperasikan pada pekan dan tanggal tertentu bulan Agustus. Sebelumnya, kereta api tersebut diberhentikan sementara untuk beroperasi.

Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Luqman Arif, mengatakan, kereta tersebut dijalankan kembali setelah melihat minat masyarakat yang terus meningkat.

“Kereta Api tersebut kami jalankan kembali setelah melihat minat masyarakat yang terus tumbuh untuk menggunakan transportasi kereta api,” ujar Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Luqman Arif, melalui siaran resmi, Selasa (4/8/2020).

Luqman menjelaskan, Juli 2020, PT KAI Daop 3 Cirebon melayani 10.272 penumpang, yakni naik 240 persen dibanding dengan volume pada Juni sebesar 4.184 penumpang.

Pihaknya menilai, peningkatan tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti menghadirkan discount tiket, undian berhadiah, libur hari raya Iduladha, penambahan jadwal perjalanan secara bertahap, dan hadirnya layanan Rapid Test Covid-19 dengan harga terjangkau di stasiun.

"Meski terjadi peningkatan perjalanan kereta api, KAI tetap berkomitmen menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. Sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan menggunakan kereta api dengan aman, selamat, nyaman, dan sehat sampai di stasiun tujuan," kata Luqman.

Pelanggan yang naik kereta api diharuskan memakai masker, suhu tidak melebihi 37,3 derajat, dalam kondisi sehat (tidak demam, batuk, flu, dan sesak napas), serta mengimbau pelanggan untuk memakai pakaian lengan panjang.

Tiket dapat dipesan mulai H-7 keberangkatan secara online melalui aplikasi KAI Access, website kai.id, dan mitra resmi penjualan tiket KAI lainnya.

Sedangkan loket di stasiun hanya melayani penjualan tiket mulai tiga jam sebelum jadwal keberangkatan kereta api.

“Penambahan kereta api di bulan Agustus ini kami harap dapat meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat dalam rangka pemulihan ekonomi nasional dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” kata Luqman.

Enam KA jarak jauh itu adalah KA Argo Bromo Anggrek (Gambir – Surabaya Pasar Turi pp), KA Harina (Bandung – Surabaya Pasar Turi pp), Senja Utama Solo (Solo Balapan – Pasar Senen), Mataram (Pasar Senen – Solo Balapan), Matarmaja (Pasar Senen – Malang pp), dan Sawunggalih (Pasar Senen – Kutoarjo pp).

"Dengan demikian, sampai dengan 3 Agustus 2020, terdapat 26 KA penumpang atau sudah 19 persen dari total 134 KA penumpang reguler yang beroperasi di wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon," kata Luqman. (K45)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt kai
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top