Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

16 Warga Positif Covid-19, Jalan di Trusmi Kulon Cirebon Ditutup Barikade

Jalan Trusmi di Desa Trusmi Kulon, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, ditutup setelah adanya 16 orang warga di desa tersebut yang tertular Covid-19 belum lama ini.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 28 Juli 2020  |  11:58 WIB
Jalan Trusmi di Desa Trusmi Kulon, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, ditutup setelah adanya 16 orang warga di desa tersebut yang tertular Covid-19 belum lama ini. - Bisnis/Hakim Baihaqi
Jalan Trusmi di Desa Trusmi Kulon, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, ditutup setelah adanya 16 orang warga di desa tersebut yang tertular Covid-19 belum lama ini. - Bisnis/Hakim Baihaqi

Bisnis.com, CIREBON - Jalan Trusmi di Desa Trusmi Kulon, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, ditutup setelah adanya 16 orang warga di desa tersebut yang tertular Covid-19 belum lama ini.

Pantauan Bisnis.com di Desa Trusmi Kulon, Selasa (28/7/2020), penutupan ruas jalan menggunakan barikade berwarna oranye berukuran satu meter, sehingga pengendara tidak bisa melintasi jalan tersebut.

Warga yang akan melintasi Jalan Trusmi pun, terpantau memutar balik dan memilih untuk melintasi jalan lain. Sedangkan untuk warga sekitar, diperbolehkan masuk dan tetap mengenakan masker.

"Jalan ditutup mulai kemarin siang sampai Desa Trusmi Wetan," kata Sutanto (49), warga Kecamatan Plered.

Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Rahmat Sutrisno, mengatakan, protokol kesehatan akan diperketat untuk menjamin covid-19 tidak semakin menyebar dan menambah jumlah baru pasien positif.

"Ini menjadi contoh untuk daerah lain, jangan mengabaikan protokol kesehatan. Kalau ke luar rumah pakai masker, supaya virus tidak menyebar," kata Rahmat di Kabupaten Cirebon.

Sementara, kata Rahmat, meskipun ada peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi positif, hingga saat ini Kabupaten Cirebon tidak menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Rahmat menyebutkan, penerapan PSBB harus seizin Kementerian Kesehatan dan Gubernur Jawa Barat. Karena menurutnya, selain Bogor, Depok, dan Bekasi, diperbolehkan menerapkan adaptasi kebiasaan baru.

"Kami akan terjunkan tim khusus di Kecamatan Plered yang diketahui oleh asisten 1. Tim dari tujuh sektor, sementara waktu turun ke Plered," katanya.

Rahmat menyebutkan, pemerintah daerah memberikan jaminan untuk kebutuhan masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19. Suplai tersebut, sudah dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon.

"Kalau masyarakat lain, kami tidak akan memberikan bantuan, diminta melakukan protokol kesehatan saja," katanya.

Sebanyak 16 warga di Desa Trusmi Kulon, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

16 orang tersebut yakni terdiri dari, sembilan orang anggota keluarga, satu orang asisten rumah tangga (ART), satu orang tukang becak, dan lima orang perangkat desa.

Saat ini ke-16 orang tersebut tengah menjalani isolasi diri di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arjawinangun Kabupaten Cirebon, meskipun seluruhnya merupakan orang tanpa gejala. (K45)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cirebon
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top