Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penyaluran Bansos Tahap II, Pemprov Jabar Ganti Telur dengan Susu

Menurut Ridwan Kamil, konversi telur dengan susu untuk bansos ini pun dapat menggejot kehidupan ekonomi lokal. Di mana pihaknya akan menggandeng UKM sebagai penyedia susu yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 29 Juni 2020  |  17:07 WIB
Pemerintah Provinsi Jawa barat akan mengganti komoditas telur dalam bantuan sosial tahap dua untuk warga terdampak Covid-19 dengan susu. - Bisnis/Wisnu Wage
Pemerintah Provinsi Jawa barat akan mengganti komoditas telur dalam bantuan sosial tahap dua untuk warga terdampak Covid-19 dengan susu. - Bisnis/Wisnu Wage

Bisnis.com, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa barat akan mengganti komoditas telur dalam bantuan sosial tahap dua untuk warga terdampak Covid-19 dengan susu.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan keputusan mengganti telur dengan susu karena berdasarkan evaluasi pihaknya, komoditas telur banyak mengundang persoalan di lapangan dalam penyaluran tahap pertama.

"Bansos tahap berikutnya telur di bansos akan dihilangkan karena banyak masalah saya amati, ini memang repot. Ini contoh kita mendengar dan mengevaluasi sehingga tahap dua ini telur akan diganti susu untuk protein," katanya di Gedung Sate, Bandung, Senin (29/6/2020).

Menurutnya konversi telur dengan susu untuk bansos ini pun dapat menggejot kehidupan ekonomi lokal. Di mana pihaknya akan menggandeng UKM sebagai penyedia susu yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat.

"Kami akan membeli susu ke koperasi peternak susu perah dan menghidupkan ekonomi lokal UKM-nya, sambil menggantikan ini protein dari telur," katanya.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan DPRD Jawa Barat mengenai pembagian bansos, pihaknya pun sudah berdiskusi dengan ahli gizi. Sehingga bantuan yang diterima oleh masyarakat menjadi labih terukur, baik itu mengenai protein, karbohidrat maupun vitamin.

"Sehingga ada karbohidrat protein dan lain lain, sehingga kalua ada satu elemen diganti maka elemen pengganti harus kelompok yang sama. jadi gak bisa digantikan menjadi karbohidrat. Hasil diskusinya kurang lebih susu," katanya.

Agar tidak bermasalah seperti telur, pihaknya juga mengkaji mengenai manfaat maupun durasi kadaluarsa susu tersebut. Sehingga selurus komoditas yang disalurkan kepada masyarakat melalui bansos benar-benar layak dikonsumsi.

"Kita juga akan belajar jangan sampai pilihannya memperumit lagi misalnya durasi kadalurasanya gimana, ini belum diputuskan apakah bentuknya bubuk, ataukah cair, apakah yang siap diminum. Tapi kita putuskan adalah susu, kemudian ada penambahan masker bahwa teknisnya itu belum kita putuskan," pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top