Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PSBB Berakhir, Pasar Baru Masih Belum Boleh Beroperasi

Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Bermartabat Kota Bandung, Herry Heryawan memastikan Pasar Baru masih belum bisa beroperasi selama Pemerintah Kota Bandung belum mengeluarkan izin.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 18 Mei 2020  |  16:55 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG - Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Bermartabat Kota Bandung, Herry Heryawan memastikan Pasar Baru masih belum bisa beroperasi selama Pemerintah Kota Bandung belum mengeluarkan izin.

Sebelumnya, Perkumpulan Pedagang Pasar Baru Trade Center (P3BTC) berencana akan kembali beraktivitas pada Rabu 20 Mei 2020, tepat satu hari setelah berakhirnya penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tingkat Jawa Barat.

P3BTC pun sudah mengirimi surat kepada pemerintah Kota Bandung dan PD Pasar agar lapak mereka dapat kembali beroprasi seusai PBB Jabar berakhir.

Heri mengaku sudah menerima surat tersebut. Namun, Ia belum dapat memberikan jawaban apapun. Sebab, kata dia, saat ini pihaknya masih menunggu keputusan dari Ketua Gugus Tugas Kota Bandung.

"Kita belum menanggapi karena kan pengumuman dari Pemkot juga belum, jadi kita hanya menyampaikan, tunggu pengumuman dari pemerintah," ujar Heri, saat dihubungi, Senin (18/5/2020).

Heri menyebut, surat tersebut juga sudah disampaikan kepada Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan ‎Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna. Namun, belum ada jawaban lantaran saat ini masih menunggu hasil evaluasi.

"Tapi kami udah menangkap maksdunya, kita juga menyampaikan ke pemerintah, sampai kepada gugus tugas. Jawabannya sama, yaitu tunggu sampai ada pemberitahuan lebih lanjut, karena ini ada evaluasi PSBB, tanggal 20 pemutusannya, apakah selesai (atau lanjut)," katanya.‎ (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top