Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gara-gara Covid-19, Pilkada Serentak di Jabar Ditunda Hingga Desember 2020

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan Pilkada Serentak di delapan wilayah di Jawa Barat mengalami pemunduran jadwal hingga Desember 2020.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 29 April 2020  |  16:09 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan Pilkada Serentak di delapan wilayah di Jawa Barat mengalami pemunduran jadwal hingga Desember 2020.

Kepala Biro Pemerintahan dan Kerjasama Setda Jabar Dani Ramdan mengatakan keputusan untuk menunda pemilihan Bupati dan Wali Kota tahun 2020 sudah ditetapkan.

"Telah ditetapkan penundaan pemilihan bupati/wali kota tahun 2020 selama 3 bulan. Rencana September-Desember 2020," paparnya di keterangan pers Youtube Humas Jabar, Rabu (29/4/2020).

Menurutnya penundaaan hingga Desember 2020 pun akan tetapi memperhatikan perkembangan lebih lanjut. April ini setidaknya sudah ada 4 kegiatan yang digelar yakni pelantikan petugas pemungutan suara (PPS), verifikasi syarat calon perseorangan dan lain-lain.

"Ada lima kabupaten kota yang sdah melakukan pelantikan PPS. Verifikasi terhadap calon perseorangan, administratif masih bisa dilakukan. Tapi fisik yang verifikasi faktual ditunda," katanya.

Terkait pendanaan pilkada, dalam surat Mendagri 21 April menyebutkan bagi daerah yang sudah mencairkan dana hibah terhadap KPU yang sudah digunakan sebelum ada penundaan, tetap dijalankan dan dipertanggungjawabkan. "Kalau ada sisa penggunaannya ditunda. Jadi praktis kegiatan ditunda dan pemilihan pun targetnya dimundurkan 3 bulan," tuturnya.

Delapan daerah di Jawa Barat akan menggelar pilkada serentak yakni Kabupaten Bandung, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Karawang, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Pangandaran,, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Sukabumi, dan Kota Depok.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pilkada 2020
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top