Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PSBB Bodebek Disebut Mulai Banyak Dilanggar Warga

Gugus Tugas Percepatan Penaggulangan Covid-19 Jawa Barat mendapat laporan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Bodebek yang sudah berlangsung satu pekan mulai dilanggar.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 22 April 2020  |  19:23 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG — Gugus Tugas Percepatan Penaggulangan Covid-19 Jawa Barat mendapat laporan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Bodebek yang sudah berlangsung satu pekan mulai dilanggar.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Jawa Barat Daud Ahmad mengatakan sampai saat ini pelaksanaan PSBB di wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi tersebut masih dilakukan evaluasi.

“PSBB Bodebek masih dievaluasi,” katanya dalam keterangan di Youtube Humas Jabar, Rabu (22/4/2020).

Menurutnya dari laporan di lapangan pelaksanaan PSBB di lima wilayah penyangga Ibu Kota tersebut warga mulai aktif kembali melakukan pergerakan di siang hari maupun malam hari.

“Kami mendapat laporan ramai lagi, kami akan koordinasi lagi. Ada laporan di Bodebek malam ramai dan pada keluar,” katanya.

Berdasarkan laporan tersebut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta penerapan PSBB Bandung Raya lebih ketat dibanding Bodebek. “Pak gubernur minta cek point tidak hanya siang hari tapi malam hari untuk PSBB Bandung Raya,” ujarnya.

Dia mewanti-wanti agar warga patuh saat penerapan PSBB baik di Bodebek maupun Bandung Raya. Menurutnya setiap jenis pelanggaran akan mendapat surat teguran dari aparat keamanan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top