Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemkot Cirebon Geser Anggaran untuk Penanganan Wabah COVID-19

Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati, menyebutkan Pemerintah Kota Cirebon akan melakukan pergeseran anggaran untuk penanganan wabah corona (COVID-19). Pergeseran tersebut instruksi langsung dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 09 April 2020  |  13:32 WIB
Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati - Bisnis/Hakim Baihaqi
Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati - Bisnis/Hakim Baihaqi

Bisnis.com, CIREBON - Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati, menyebutkan Pemerintah Kota Cirebon akan melakukan pergeseran anggaran untuk penanganan wabah corona (COVID-19). Pergeseran tersebut instruksi langsung dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Dalam situasi saat ini, pemerintah daerah telah diberikan kemudahan untuk melakukan sejumlah pergeseran anggaran. Beberapa anggaran yang akan digeser yakni, kegiatan pengumpulan massa, kunjungan kerja, dan kegiatan lainnya.

"Targetnya agar penyebaran wabah tersebut dapat segera ditanggulangi, namun, dengan kemudahan tersebut tidak akan meniadakan unsur kehati-hatian dalam melakuka pergeseran anggaran," kata Eti di Kota Cirebon, Kamis (9/4/2020).

Pemerintah Kota Cirebon pun sudab mengintruksikan pihak Inspektorat untuk mendampingi proses pergeseran anggaran. Sesuai intruksi langsung dari pemerintah pusat.

Dalam instruksi Mendagri No 1 tahun 2020 tentang pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan COVID-19, pemerintah daerah diminta melakukan percepatan penggunaan alokasi anggaran kegiatan tertentu dan perubahan alokasi anggaran.

Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kapasitas penanganan kesehatan, penanganan dampak ekonomi, dan penyediaan jaring pengamanan sosial. Waktu paling pergesaran, 7 hari sejak dikeluarkannya instruksi Mendagri.

Kemudian, pemerintah daerah pun diminta untuk berkoordinasi dengan forkopimda, organisasi masyarakat, dan tokoh lainnya agar mengimbau warga tidak mudik.

Pengarahan haru dilakukan oleh pemerintah daerah berjenjang sampai tingkat desa.

Tak hanya itu, pemerintah pun harus memastikan dan mengawasi kecukupan serta kelancaran distribusi sembako. Sehingga tidak ada kelangkaan dimasyarakat. (K45)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cirebon
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top