Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perluasan WFH ASN Pemkot Bandung Diserahkan ke Masing-masing SKPD

Pemberlakuan work from home (WFH) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bandung diperluas.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  12:49 WIB
Sekda Kota Bandung, Ema Sumarna (kanan) - Bisnis/Dea Andriyawan
Sekda Kota Bandung, Ema Sumarna (kanan) - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG - Pemberlakuan work from home (WFH) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bandung diperluas.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan perluasan WFH bagi ASN di Kota Bandung kini diserahkan kepada Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Kepala Dinas.

Menurutnya, Kepala SKPD saat ini lebih mengetahui siapa saja jajarannya yang bisa melakukan tugasnya di rumah dan siapa yang harus tetap bekerja ke lapangan tentunya dengan dilengkapi APD yang sesuai.

"(WFH) ASN sudah diperluas, kalau kemarin 30 persen, selarang ini kita beri keleluasaan kepada kepala SKPD, jadi kepala SKPD lebih tahu siapa yang bisa bekerja di rumah, kita beri keleluasaan, itu sudah berjalan," kata Ema, Senin (30/3/2020).

Hal tersebut menurut Ema langkah yang diambil untuk menindaklanjuti kondisi terkini Pandemi COVID-19 di Kota Bandung yang saat ini terus meluas.

Sehingga diharapkan dengan perluasan WFH ini bisa terus menekan jumlah penyintas COVID-19 di Kota Bandung.

Ema pun mengaku belum bisa menentukan batas waktu pemberlakuan WFH di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Hanya saja, ia menegaskan aturan ini akan menyesuaikan dengan kondisi Pandemi COVID-19.

"Batas waktu menyesuaikan dengan keadaan, kalau kondisi eskalasi meluas kita menyesiaikan, tapi kita berharap tidak berlarut," tandas Ema. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top