Ekonomi Jabar Dihajar Corona, BI Desak Pemda Percepat Belanja Fiskal

KPwBI Jabar memperkirakan tahun ini perekonomian provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia ini berada di rentang 4,6 hingga 5,1 persen.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 20 Maret 2020  |  13:10 WIB
Ekonomi Jabar Dihajar Corona, BI Desak Pemda Percepat Belanja Fiskal
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com,BANDUNG--Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat Herawanto melaporkan bahwa pertumbuhan Jabar pada 2019 melambat dibanding 2018 yakni sebesar 5,07 persen.

Sementara secara keseluruhan, KPwBI Jabar memperkirakan tahun ini perekonomian provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia ini berada di rentang 4,6 hingga 5,1 persen.

Namun, sejak awal 2020 kondisi ekonomi mendapat tantangan akibat dampak COVID-19 sehingga menyebakan ekonomi di triwulan I 2020 diperkirakan bias ke bawah pada rentang 3,7 hingga 4,1 persen.

"Potensi penurunan utamanya bersumber dari penurunan ekspor, investasi, dan tertahannya konsumsi. Dari sisi lapangan usaha, kinerja sektor industri pengolahan dan perdagangan serta konstruksi cenderung melambat," ujar Herawanto, Jumat (20/3/2020).

"Sebagai upaya jangka pendek untuk mengurangi perlambatan ekonomi akibat COVID-19, KPwBI Jabar merekomendasikan stimulus ekonomi berupa percepatan belanja fiskal oleh pemerintah daerah, baik provinsi maupun 27 kabupaten/kota se-Jabar," tambahnya.

Herawanto pun berujar, industri perbankan di Jabar sudah menerapkan work from home (WFH) bagi sebagian karyawan untuk mendukung social distancing alias jaga jarak interaksi sosial yang dianjurkan pemerintah pusat dan daerah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank indonesia

Editor : Ajijah
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top