Migas Hulu Jabar Siap Bantu Program Listrik Gratis

BUMD milik Pemprov Jawa Barat PT Migas Hulu Jabar (MUJ) menyatakan siap berkontribusi dalam program pemasangan listrik gratis bagi 20.000 kepala keluarga tidak mampu atau miskin yang digagas Pemprov Jabar melalui Dinas ESDM.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 11 Februari 2020  |  10:16 WIB
Migas Hulu Jabar Siap Bantu Program Listrik Gratis
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com,BANDUNG—BUMD milik Pemprov Jawa Barat PT Migas Hulu Jabar (MUJ) menyatakan siap berkontribusi dalam program pemasangan listrik gratis bagi 20.000 kepala keluarga tidak mampu atau miskin yang digagas Pemprov Jabar melalui Dinas ESDM.

Sekretaris Perusahaan PT MUJ Muhamad Sani sebelumnya sudah ada komitmen antara pihaknya dengan Dirjen Migas terkait listrik gratis yang diinisiasi Pemprov Jabar. “Komitmen dengan Dirjen Migas itu jumlah minimum kalau di migas 1.000 kepala keluarga namun aplikasinya bisa lebih," katanya, Selasa (11/2/2020).

Sebelumnya Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Barat (Jabar) membidik sekitar 20 ribu kepala keluarga (KK) di Provinsi Jabar terkait pemasangan listrik gratis dalam bentuk listrik konvensional atau dari energi terbarukan.

PT Migas Hulu Jabar (MUJ) memastikan pihaknya akan terlibat dalam program tersebut dan bahkan pihaknya merencanakan listrik yang diberikan nanti berasal dari energi yang terbarukan.

"Program Pemprov Jabar tersebut sejalan dengan program CSR MUJ dan komitmen MUJ dengan dirjen migas," tuturnya.

Pihaknya menilai walaupun di Jabar rasio elektrifikasi sudah hampir seratus persen, namun masih ada spot-spot yang belum teraliri listrik. “Jika program listrik gratis tersebut berjalan, kami akan mendorong pada aplikasi energi terbarukan namun tentunya hal itu harus melihat kondisi masyarakat terlebih dahulu,” katanya.

Pihaknya tidak ingin penerapan energi terbarukan hanya gebyar di awal dan pihaknya juga meminta agar ada edukasi pemeliharaan pada masyarakatnya.

"Lampu pijar memang bisa menjamin bisa menjamin terus bisa menyala dengan penggunaan energi matahari atau solar cell, terlebih energi matahari itu problem di penyimpanan termasuk kayak musim hujan tidak efektif di Jabar, " tuturnya.

Menurut dia yang cocok diterapkan di Jabar untuk energi terbarukan adalah dari tenaga mikrohidro maupun tenaga angin. “Penggunaan energi ini masih perlu pemberdayaan lebih lanjut,” ungkapnya

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pemprov jabar

Editor : Ajijah
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top