Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penghuni Rumah Deret Tamansari Kecil Kemungkinan Dapatkan SHM

Kepala Bidang Pencatatan dan Pelaporan Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Kota Bandung, Siena Halim menyebut warga yang nantinya tinggal di Rumah Deret Tamansari akan sulit mendapatkan hak kepemilikan atas unit yang didapatkan tersebut.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 23 Januari 2020  |  15:20 WIB
Kepala Bidang Pencatatan dan Pelaporan Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Kota Bandung, Siena Halim - Bisnis/Dea Andriyawan
Kepala Bidang Pencatatan dan Pelaporan Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Kota Bandung, Siena Halim - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG - Kepala Bidang Pencatatan dan Pelaporan Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Kota Bandung, Siena Halim menyebut warga yang nantinya tinggal di Rumah Deret Tamansari akan sulit mendapatkan hak kepemilikan atas unit yang didapatkan tersebut.

Menurutnya, berdasarkan hukum yang berlaku, jika warga ingin memiliki hak milik atas unit yang ditinggali, harus terlebih dahulu melalui lelang.

"Kelihatannya dengan ketentuan sekarng harus melalui lelang, jadi mungkin lebih memungkinan secara sewa, karena di Permendagri sekarang itu masa sewa lima tahun dan dapat diperpanjang. Tidak dibatasi," kata Siena di Balai Kota Bandung, Kamis (23/1).

Hal tersebut kata dia berdasar pada PP 27 Permendagri 12. Artinya tidak serta merta warga Tamansari yang ditempatkan di rumah deret tersebut akan mendapat sertifikat hak milik.

"Kalau tanahnya nanti akan full sertifikat Pemkot (Bandung), kalau untuk masyarakatnya bukti surat sewa, tadi mungkin sebagaimana disampaikan permohonan warga rumah deret ke depannya ingin memiliki, kelihatannya," ujar Siena.

Sementara itu, Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Pertamanan (DPKP3), Nunun Yanuati mengatakan nantinya 185 Kepala Keluarga (KK) warga Tamansari yang akan mendapatkan unit di rumah deret tersebut akan digratiskan sewa selama lima tahun.

"Di tahun ke enam, harga sewa hanya 50% dan di tahun selanjutnya akan kembali dibicarakan oleh Pemkot," kata Nunun.

Sementara untuk warga lainnya yang tinggal di sana akan dikenakan biaya sewa dalam kisaran Rp300.000 hingga Rp900.000 dan hanya diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). (K34)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top