Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bulog Jabar Siap Stabilkan Harga Gula

Badan Urusan Logistik (Bulog) Regional Jawa Barat menegaskan pihaknya turun ke pasar membantu menstabilkan harga gula di pasar tradisional Jawa Barat jelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 26 November 2019  |  16:47 WIB
Gula - Ilustrasi
Gula - Ilustrasi

Bisnis.com, BANDUNG--Badan Urusan Logistik (Bulog) Regional Jawa Barat menegaskan pihaknya turun ke pasar membantu menstabilkan harga gula di pasar tradisional Jawa Barat jelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Kepala Divisi Regional Bulog Jawa Barat Benhur Ngkaimi menuturkan harga gula yang lebih tinggi dari harga eceran tertinggi (HET) disebabkan oleh adanya ketidaksesuaian komunikasi di tataran distributor dan Bulog.

Dalam inspeksi mendadak (sidak) pemantauan harga di Pasar Kiaracondong, Selasa (26/11/2019), tim Kementerian Perdagangan menemukan harga gula eceran yang dijual Rp13.000 per kg atau di atas HET yang tetapkan sebesar Rp12.500 per kg.

Menurut tim Kementerian Perdagangan, harga yang tidak sesuai ini karena distributor mematok harga Rp12.300 per kg sehingga penjual sulit menentukan harga.

"Nanti kami langsung aja ke pengecer saja. Kami siap untuk stabilisasi harga gula, minyak, beras dan daging," tegas Benhur selepas sidak di pasar Kiaracondong, Senin (26/11/2019).

Dia mengaku Bulog memiliki Toko Pangan Kita disekitar pasar tradisional yang bertugas untuk mendistribusikan barang pangan yang dibutuhkan oleh pengecer. Adapun, titik-titik Toko Pangan Kita milik Bulog tersebut ditetapkan oleh Disperindag Jabar.

"Setiap pasar kami siap," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bulog
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top