Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jabar Godok Keputusan UMK 2020

UMK 2020 menunggu keputusan dan sikap Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai Dewan Pengupahan memberikan sejumlah rekomendasi.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 21 November 2019  |  04:33 WIB
Wisman kunjungi Gedung Sate di Bandung. - JIBI/Rachman
Wisman kunjungi Gedung Sate di Bandung. - JIBI/Rachman

Bisnis.com, BANDUNG - UMK 2020 menunggu keputusan dan sikap Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai Dewan Pengupahan memberikan sejumlah rekomendasi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jabar Mohamad Ade Afriandi mengatakan dalam rapat pleno terakhir Dewan Pengupahan Provinsi kemarin malam, seluruh rekomendasi UMK dari 27 Kab/kota sudah mencapai 100%. 

“Dari sana tindak lanjutnya kami sedang menyusun poin-poin yang akan disampaikan pada Pak Gubernur,” ujarnya di Bandung, Rabu (20/11/2019).

Ade mencatat keseluruhan rekomendasi UMK 2020 dari daerah seluruhnya sudah mengacu pada Edaran Menaker yang menghitung dengan rumusan angka inflasi dan kenaikan PDRB yang mencapai 8,51%. “Suara Apindo memang tidak sama, tapi ini juga terjadi di penetapan sebelumnya. Antara buruh dan pengusaha tidak pernah sama, tapi saya lihat hampir semua tanda tangan,” katanya.

Dia mengaku permohonan Apindo agar gubernur tidak menandatangani penetapan UMK 2020 sempat muncul dan dicatat dalam berita acara pleno. Termasuk kondisi perekonomian 2020 yang dinilai berat. “Itu kita masukan dalam berita acara, termasuk soal perlambatan ekonomi yang dirilis BPS,” paparnya.

Menurutnya angka tingkat pengangguran terbuka Jawa Barat tengah mengalami kenaikan 7,9% karena itu Ade menilai Provinsi ini memiliki tantangan yang berat di sektor tenaga kerja. Bukan karena tidak adanya lapangan kerja namun terkait daya saing kemampuan juga kurikulum SMA/SMK yang tidak sesuai dengan kebutuhan industri. 

“Subtansi persoalan ini bukan di kenaikan UMK 8,1%, tapi bagaimana agar dunia usaha berkesinambungan dan buruh bisa sejahtera. Kita berpikirnya ini bukan UMK untuk 2020 tapi UMK jangka panjang untuk Jawa Barat. Ini bahasan kita di LKS tripartit dan Pak Gubernur,” tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umk
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top