Jabar Masih Kekurangan Darah

Palang Merah Indonesia (PMI) memiliki peran yang sangat penting terhadap tingkat kesehatan di Jawa Barat bahkan Indonesia, khususnya dalam menyediakan darah.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 02 Oktober 2019  |  11:35 WIB
Jabar Masih Kekurangan Darah
Pelayanan donor darah di Kota Bandung - Bisnis/Wisnu Wage

Bisnis.com,BANDUNG—Palang Merah Indonesia (PMI) memiliki peran yang sangat penting terhadap tingkat kesehatan di Jawa Barat bahkan Indonesia, khususnya dalam menyediakan darah.

Pasalnya, seperti yang diutarakan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Daud Achmad, darah merupakan bagian dari dari tubuh manusia yang tidak bisa diproduksi di luar tubuh.

Satu-satunya cara untuk menyediakan darah, lanjut Daud, adalah dengan melakukan donor darah. Daud pun mengapresiasi masyarakat yang telah mendonorkan darahnya.

"Artinya banyak orang yang memerlukan darah dan satu-satunya cara untuk memenuhinya yaitu melalui donor darah ini," kata Daud saat membuka kegiatan donor darah pada perayaan HUT ke-20 Dharma Wanita Persatuan dan Hari Ibu ke-91 Tahun 2019 di PMI Cabang Kota Bandung, Rabu (2/11/2019).

Kini, tren donor darah sendiri meningkat setiap tahun yang berbanding lurus dengan kebutuhan darah yang semakin tinggi. Meski begitu, tidak dipungkiri bahwa PMI masih kekurangan darah akan golongan darah tertentu.

Untuk itu, Daud meminta PMI untuk melakukan sosialisasi terkait pentingnya donor darah serta mengimbau masyarakat yang sehat jasmaninya untuk mendonorkan darah demi kepedulian bersama.

Adapun berdasarkan standar World Health Organization (WHO), jumlah kebutuhan minimal darah di suatu wilayah adalah sebanyak 2 persen dari jumlah penduduknya.

Sementara persentase pemenuhan kebutuhan minimal darah Provinsi Jabar mencapai 62,3 persen alias masih kekurangan 37,7 persen.

"Saya berpesan khusus bagi orang-orang yang mempunyai golongan darah yang langka untuk menjaga kesehatannya, dan jadilah pendonor yang rutin di PMI, karena banyak orang memerlukan darah yang langka," kata Daud.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pemprov jabar

Editor : Ajijah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top