13 Pengadaan Pemkot Bandung Gagal, 147 Lagi Dikebut

13 Proyek pengadaan barang dan jasa Pemerintah Kota Bandung gagal tender hingga September 2019 ini. Tidak menutup kemungkinan jumlah tersebut terus bertambah pasalnya masih ada 147 proyek dari 263 poyek yang belum selesai proses tender.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 03 September 2019  |  20:04 WIB
13 Pengadaan Pemkot Bandung Gagal, 147 Lagi Dikebut
Kepala Bagian Layanan dan Pengadaan Rosyidi Santono - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG -- 13 Proyek pengadaan barang dan jasa Pemerintah Kota Bandung gagal tender hingga September 2019 ini. Tidak menutup kemungkinan jumlah tersebut terus bertambah pasalnya masih ada 147 proyek dari 263 poyek yang belum selesai proses tender.

Kepala Bagian Layanan dan Pengadaan Rosyidi Santono mengatakan, hingga September ini pihaknya sudah berhasil melakukan tender untuk 103 proyek pengadaan barang dan jasa. Sedangkan 147 proyek lainnya akan diupayakan rampung pada triwulan IV di 2019 ini.

"Batalnya (lelang) karena ada beberapa penyebab salah satunya, batal karena anulir dengan alasan-alasan tertentu, kemudian batal karena gagal lelang," katanya di Balai Kota Bandung, Selasa (3/9).

Sementara itu, ia juga beralasan, proses lelang di Pemerintah Kota Bandung terkesan banyak dilakukan di pertengahan hingga akhir tahun anggaran lantaran terjadi sejumlah permasalahan.

Pertama kata dia, yakni permasalahan rumusan Rencana Ulang Pengadaan (RUP) yang sering terkendala keterlambatan dari SKPD dalam menyerahkan administrasi proyek pengadaan.

"Pertama kenapa sering mepet ke ahir tahun, karena ada berberapa rangkaian proses, pertama RUP, tugas PA atau KPA yang menayangkan pengumuman di RUP," kata dia.

Padahal, ia menyebut pihaknya sudah sejak awal tahun anggaran menginformasikan terkait persyaratan pelelangan proyek kepada seluruh SKPD. Namun tetap, masih banyak persyaratan proyek yang harus dikembalikan lantaran tidak memenuhi regulasi.

Ke dua kata dia, keterlambatan tersebut juga diakibatkan oleh keterlambatan pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sehingga bedampak pada RUP dari setiap SKPD.

"Persoalannya banyak yang terlambat, kita sudah berupaya lelang di awal tahun, penetapan APBD juga berpengaruh," jelas dia.

Sehingga ia pun berharap pengesahan APBD di 2020 mendatang dapat tepat waktu sehingga mendukung percepatan proses tender proyek di Kota Bandung.

"Kita sangat berkepentingan untuk mendorong, merubah paradigma dan mindset, upaya itu kita dengan mengirimi surat edaran," kata dia. (k34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pemkot bandung

Editor : Ajijah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top