Pekan Asi Dunia, Mothercare Kampanyekan Program 'Gembira Menyusui'

Dalam rangka pekan ASI dunia, Mothercare mendorong ibu-ibu Indonesia untuk terus bersemangat memberikan ASI kepada anaknya melalui kampanye #gembiramenyusui.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 28 Agustus 2019  |  19:32 WIB
Pekan Asi Dunia, Mothercare Kampanyekan Program 'Gembira Menyusui'
dr. Stella Hasiana dari Limijati RS Ibu dan Anak memberikan pengetahuan tentang Inisiasi Menyusui Dini kepada ibu-ibu dalam acara Mothercare Parenting Club: Breastfeeding 101 di Bandung, Rabu (28/08/2019). - Bisnis/Hadijah Alaydrus

Bisnis.com, BANDUNG--Dalam rangka pekan ASI dunia, Mothercare mendorong ibu-ibu Indonesia untuk terus bersemangat memberikan ASI kepada anaknya melalui kampanye #gembiramenyusui.

Setiap tanggal 1 Agustus hingga 7 Agustus merupakan pekan Air Susu Ibu (ASI) Internasional atau World Breastfeeding Week (WBW). Pekan ASI sedunia ini dicetuskan oleh World Alliance for Breastfeeding Action (WABA) pada 1991.

Oleh karena itu, Mothercare mengadakan acara Parenting Club di Bandung, Jawa Barat, dengan tema 'Breastfeeding 101' bersama dr. Stella Tinia Hasiana yang memberikan banyak tips praktis menyusui kepada ibu agar lebih siap.

Marketing Manager Mothercare Indonesia Stefani menuturkan kampanye ini merupakan bagian dari edukasi mengenai seni menyusui dari segi psikologis dan medis, serta bentuk apresiasi kepada perjuangan ibu untuk menyusui anaknya.

"Salah satu cara yang kami lakukan adalah dengan menyediakan informasi dengan sumber yang dapat dipercaya dengan cara yang menyenankan," ungkap Stefani di sela-sela acara Mothercare Parenting Club di Bandung, Rabu (28/08/2019).

Menurut Stefani, acara Mothercare Parenting Club sering diadakan diberbagai kota besar di Indonesia dengan tema-tema yang menarik bagi ibu.

Kepada pejuang ASI, Stefani mengingatkan agar tidak menyerah dalam memberikan ASI pada si buah hati. Meskipun tidak jarang ibu mengalami kesulitan dalam melakukannya, ibu harus tetap semangat dan menghindari stress.

Pemberian ASI tidak hanya bermanfaat bagi anak, Stefani menuturkan aktivitas ini sangat baik bagi ibu dalam menurunkan risiko kanker payudara, kanker ovarium, dan penyakit jantung dan metabolik serta osteoporosis.

"Tetapi yang terpenting dari semua itu adalah memberikan ASI meningkatkan ikatan antara ibu dan anak," tegas Stefani.

Inisiasi Menyusui Dini

Dalam acara Mothercare Parenting Club, dr. Stella Tinia Hasiana mengungkapkan pentingnya Inisiasi Menyusui Dini (IMD).

IMD adalah proses menyusui pertama kali setelah bayi dilahirkan. Dalam proses IMD, bayi yang baru lahir diletakkan pada dada atau perut ibu. Kemudian, bayi dibiarkan secara alami mencari sendiri sumber air susu ibu (ASI).

Menurut dr. Stella, IMD di Indonesia belum menjadi prosedur rutin pasca melahirkan saat ini. Oleh karena itu, ibu harus meminta kepada pihak dokter kandungan ataupun rumah sakit sebelum persalinan.

"IMD bisa dilakukan ketika kondisi ibu dan bayinya sehat. Jika ibu dan bayi sehat, langsung saja minta IMD dan memang harus pilih RS yang sudah pro menyusui agar difasilitasi," ungkap dr. Stella.

Pasalnya, proses IMD juga harus dilakukan secara benar oleh dokter atau perawat. Bagi ibu, dr. Stella berpesan agar tetap tenang dan menghindari stress sebelum melakukan proses IMD.

"Jangan ada pikiran harus bisa nyusuin nih, karena terkadang bayi ketika di dada ibu malah tertidur," terangnya.

Jika demikian, dia menegaskan bahwa proses tersebut tidak gagal. Kendati, sang bayi tidak menyusu kepada ibu. Dia berharap ibu-ibu di luar sana tetap menikmati proses IMD , tanpa tekanan apapun.

Meskipun bayi tidak menyusu saat IMD, dr. Stella menerangkan bahwa sistem hormonnya sudah berjalan. "Ini tetap kami bilang IMD-nya sudah dilakukan."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
parenting

Editor : Ajijah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top