Polda Jabar Telusuri Dugaan Kapolsek Sukajadi Kirim Miras ke Mahasiswa Papua

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat melakukan pemeriksaan terhadap Kapolsek Sukajadi Polrestabes Bandung, Kompol Sarce Christiaty Leo Dima, yang diduga mengirimkan dua dus minuman keras kepada mahasiswa asal Papua.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 Agustus 2019  |  20:47 WIB
Polda Jabar Telusuri Dugaan Kapolsek Sukajadi Kirim Miras ke Mahasiswa Papua
Kabidhumas Polda Jawa Barat, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko. - Antara

Bisnis.com, BANDUNG - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat melakukan pemeriksaan terhadap Kapolsek Sukajadi Polrestabes Bandung, Kompol Sarce Christiaty Leo Dima, yang diduga mengirimkan dua dus minuman keras kepada mahasiswa asal Papua.

Kabidhumas Polda Jawa Barat, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pihaknya melalui Propam Polda Jawa Barat memeriksa Kompol Sarce dengan melihat fakta-fakta yang ada.

"Propam Polda Jabar sejak tadi malam sudah mengambil langkah. Kita hargai kita lihat sejauh mana prosesnya. Karena saat ini kita harus melihat dari fakta fakta yang perlu didalami," kata Trunoyudo di Mapolda Jawa Barat, Jumat (23/8/2019).

Sebelumnya pada Kamis (22/8), Asrama Mahasiswa Papua di Bandung menerima kiriman dua dua minuman keras yang diduga dikirim oleh oknum aparat kepolisian yang menjabat sebagai Kapolsek tersebut.

Sedangkan pada saat yang hampir bersamaan, para mahasiswa asal tanah Papua itu sedang berada di depan Gedung Sate untuk melakukan aksi protes atas adanya diskriminasi rasial yang terjadi di Jawa Timur.

Atas kasus tersebut, Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema kini membebastugaskan Kompol Sarce demi kelancaran proses pemeriksaan.

"Untuk kemudahan dalam proses pemeriksaan yang bersangkutan di Bid Propam Polda Jabar, akan kami sementara akan dibebastugaskan yang bersangkutan," kata Irman.

Apabila terbukti, kata dia, Kompol Sarce akan diberi sanksi yang tegas oleh pihaknya. Sementara ini ia mengimbau untuk menunggu hasil proses pemeriksaan.

"Kami akan menindaklanjuti, apabila hasil pemeriksaan terbukti, maka kami akan berikan sanksi yang tegas kepada yang bersangkutan," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
papua

Sumber : Antara
Editor : Ajijah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top