BNI Syariah Gelar Qurbanku Hasanahku, Tingkatkan Literasi Kurban dan Keuangan Syariah

BNI Syariah bekerjasama dengan Yayasan Hasanah Titik (YHT) menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Iduladha 1440 H, yakni peningkatan literasi keuangan syariah, story telling dan kurban lima sapi dan 27 domba di Sekolah Menengah Atas (SMA) El Fitra, Kota Bandung, Selasa (13/8).
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 13 Agustus 2019  |  18:53 WIB
BNI Syariah Gelar Qurbanku Hasanahku, Tingkatkan Literasi Kurban dan Keuangan Syariah
Pimpinan Wilayah Barat BNI Syariah, Dade Darmawan - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG — BNI Syariah bekerjasama dengan Yayasan Hasanah Titik (YHT) menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Iduladha 1440 H, yakni peningkatan literasi keuangan syariah, story telling dan kurban lima sapi dan 27 domba di Sekolah Menengah Atas (SMA) El Fitra, Kota Bandung, Selasa (13/8).

Pimpinan Wilayah Barat BNI Syariah, Dade Darmawan menuturkan melalui kegiatan ini, diharapkan bisa menjadi wadah bagi masyarakat, nasabah, maupun karyawan dalam menyalurkan hewan kurban secara tepat sasaran dan menjangkau penerima manfaat yang lebih luas.

“Kegiatan ini rutin dilakukan oleh BNI Syariah, tahun ini kita fokuskan ke lembaga pendidikan, kalau sebelumnya kita da di daerah perbatasan, kalau yang kali ini di lembaga pendidikan,” ungkap Dade.

Nantinya, daging hewan kurban ini akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, di antaranya yakni ke daerah Lio Madur, salah satu desa rawan kristenisasi, Kampung Nagrak Ciparay, dan warga sekitar SMA El Fitra, serta warga di kawasan sekitar Kantor Cabang BNI Syariah di Jalan Asia Afrika.

Dalam acara bertajuk Qurbanku Hasanahku ini, BNI Syariah juga menggelar literasi terkait perbankan syariah. Dade menuturkan, literasi ini memang diperuntukan bagi para siswa usia sekolah.

“Selain untuk mengedukasi para siswa, sekaligus kita juga lakukan literasi keuangan syariah, jadi setelah kurban dirangkai juga literasi keuangan syariah,” ungkapnya.

Ia mengakui, saat ini literasi perbankan syariah di Jawa Barat khususnya masih sangat rendah jika dibandingkan dengan literasi perbankan konvensional.

“Kalau bicara perbankan syariah, salah satu kekurangannya dibanding konvensional adalah tingkat literasinya yang rendah, sehingga fokus yang akan kami lakukan adalah literasi perbankan syariah yang sederhana, misalkan perbedaan perbankan syariah dan konvensional,” jelas dia.

Sebenarnya Dade mengaku upaya literasi tidak hanya dilakukan kali ini saja, ditingkat pusat hingga wilayah bahu membahu mengerek tingkat literasi masyarakat terkait perbankan dan keuangan syariah.

“Banyak kegiatan yang terkait literasi, di pusat ada BOD Teaching, kita diberi amanah untuk memberikan kuliah umum. Selain itu ada juga managemen teaching untuk memberikan literasi kepada setiap instansi,” jelas dia. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bni syariah

Editor : Ajijah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Top