Distribusi Smartphone ke 52.000 RW di Jabar Tuntas November 2019

Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Jawa Barat memastikan sudah mulai menyalurkan smartphone yang memiliki aplikasi Sapa Warga pada 52.193 RW di Jawa Barat.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 13 Agustus 2019  |  10:25 WIB
Distribusi Smartphone ke 52.000 RW di Jabar Tuntas November 2019
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com,BANDUNG—Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Jawa Barat memastikan sudah mulai menyalurkan smartphone yang memiliki aplikasi Sapa Warga pada 52.193 RW di Jawa Barat.

Kadiskominfo Jabar Setiaji  mengatakan, pihaknya menargetkan seluruh RW dapat mengoperasikan aplikasi Sapa Warga hingga November 2019 mendatang. Sambil berjalan, pihaknya kini tengah fokus melakukan Training of Trainer (ToT) fitur dari aplikasi tersebut untuk diujicobakan di beberapa kota kabupaten.

Dalam hal ini, Setiaji sampaikan, turut melibatkan dinas di kota kabupaten, pendamping desa juga relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). "Kita sampai Agustus ini seluruhnya ada 19 kabupaten dan secara serentak di 130 lokasi melakukan edukasi,” katanya di Bandung, Selasa (13/8/2019).

Menurutnya ada tiga fungsi dari aplikasi Sapa Warga yang saat ini sedang terus dioptimalkan ini. Pertama, informasi dari kepala daerah bahkan dari tingkat Gubernur dapat sampai dengan cepat hingga tingkat terbawah atau RW.

Dengan begitu, informasi yang didapatkan tidak akan simpang siur, baik itu mengenai kebencanaan dan yang lainnya. Otomatis,  meminimalisir celah bagi masyarkat untuk mengakses informasi hoaks. 

“Yang kedua berkaitan dengan aspirasi warga, jadi warga bisa menyampaikan ide, gagasan atau keluhan. Dan yang ketiga, yaitu sebagai pelayanan publi. Jadi masyarkat dapat membayar pajak atau retribusi juga," katanya..

Menurutnya ada beberapa tantangan yang mesti dihadapi oleh pihaknya tatkala melakukan ToT aplikasi Sapa Warga ke masyarakat. Dinamika yang pertama, yaitu mengenai pemahaman cara penggunaan smartphone maupun aplikasi, mengingat beragam usia dan pengetahuan teknologi yang berbeda dari setiap individu yang mengoperasikan program Sapa Warga ini.  

"Yang kedua, mengenai pemanfaatan aplikasinya. Jadi apakah digunakan dan bermanfaat atau seperti apa," katanya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pemprov jabar

Editor : Ajijah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Top