Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sekda Jabar Tersangka, Pembahasan APBD-P 2019 Tak Terganggu

DPRD Jawa Barat konsisten menuntaskan pembahasan APBD Perubahan 2019 sesuai jadwal pascapenetapan tersangka Sekda Jabar oleh KPK.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 31 Juli 2019  |  13:17 WIB
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa. - Bisnis/Wisnu Wage
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa. - Bisnis/Wisnu Wage
Bisnis.com,BANDUNG—DPRD Jawa Barat konsisten menuntaskan pembahasan APBD Perubahan 2019 sesuai jadwal pascapenetapan tersangka Sekda Jabar oleh KPK.
Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari mengaku terkejut dan prihatin atas penetapan status pada Iwa Karniwa tersebut. “Ini jadi pelajaran kira semua, harus hati-hati dan sesuai aturan,” katanya kepada Bisnis, Rabu (31/7/2019).
Menurutnya gerak cepat Gubernur Jabar Ridwan Kamil menunjuk Asisten Daerah bidang Pemerintahan menjadi pelaksana harian Sekda Jabar sudah tepat merespons kondisi saat ini. “Penunjukan Pak Daud sudah pas,” ujarnya.
Daud yang pernah menjabat sebagai Sekretaris DPRD Jabar menurutnya bisa langsung berkomunikasi dan melanjutkan pembahasan APBD Perubahan 2019 yang ditarget beres 15 Agustus 2019. “Inshaallah tidak terganggu pembahasannya,” katanya.
Sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan penetapan status tersangka pada Iwa dipastikan tidak mengganggu roda pemerintahan Jawa Barat yang sudah berjalan dengan baik.
“Kami pastikan penyelenggaraan pemerintahan tidak terganggu karena sistem pemerintahan di Jabar punya sistem yang bisa mengantisipasi,” katanya dalam jumpa pers di Gedung Sate, Bandung, Selasa (30/7/2019).
Menurutnya setelah berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri, sekaligus memberi kesempatan pada Iwa Karniwa fokus menghadapi persoalan hukum, pihaknya menonaktifkan Iwa dari jabatan Sekda Jabar.
“Maka urusan pemerintahan, administrasi pembangunan akan didelegasikan ke Pak Daud Ahmad sampai waktu yang akan kami konsultasikan kembali ke Kemendagri,” ujarnya.
Daud Ahmad sendiri saat ini menjabat sebagai asisten administrasi Setda Jabar. Daud akan menjadi pelaksana harian (Plh) guna mengurusi tugas Sekda Jabar sehari-hari.
Dengan ditunjuknya Daud, pihaknya memastikan urusan pembangunan seperti pembahasan APBD dengan DPRD Jabar sudah bisa ditangani dengan baik. 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top