Sepanjang 2018, BNNP Jabar Ungkap 85 Kasus Narkoba

Badan Narkotika Nasional Provinsi  (BNNP) Jawa Barat telah mengungkap 85 kasus narkotika dan 1 kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang bersumber dari kejahatan narkotika sepanjang 2018.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 15 Juli 2019  |  15:06 WIB
Sepanjang 2018, BNNP Jabar Ungkap 85 Kasus Narkoba
Ilustrasi - Antara

BIsnis.com,BANDUNG—Badan Narkotika Nasional Provinsi  (BNNP) Jawa Barat telah mengungkap 85 kasus narkotika dan 1 kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang bersumber dari kejahatan narkotika sepanjang 2018.

Ada 123 orang ditetapkan sebagai tersangka dengan barang bukti 30,9 kilogram sabu, 1,1 ton ganja, dan 2.200 pil ekstasi.

Secara nasional, pihak BNN, Polisi, dan TNI menetapkan 59.575 tersangka kasus narkotika dengan barang bukti 48,23 ton sabu, 41,27 ton ganja, dan 1,8 juta butir ekstasi.

Kepala BNNP Jawa Barat Sufyan Sarif, mengatakan hal tersebut sebagai bukti keseriusan pihaknya dalam melawan kejahatan narkotika.

Sufyan juga mengatakan, kejahatan narkotika dilakukan secara terorganisir dan sulit diungkap. Selain itu, munculnya jenis narkoba baru atau psychoactives substances turut menambah tantangan dan hambatan BNN maupun BNNP.

"Di Indonesia baru terdeteksi 74 jenis narkotika, jadi selamat datang 749 jenis narkotika baru," katanya di Gedung Sate, Bandung, Senin (15/7/2019).

Guna mewujudkan Jawa Barat bersih dari penyalahgunaan dan perdagangan narkoba diperlukan dukungan dari masyarakat. "Kami tindak lanjuti diantaranya telah melakukan tes urine kepada ASN di Jabar dan pembentukan relawan anti narkotika," ucap Sufyan.

Dalam peringatan HANI 2019 tingkat Jawa Barat 2019 digelar pemusnahan secara simbolis barang bukti sitaan hasil ungkap kasus BNNP Jawa Barat dan Polda Jawa Barat dari bulan Juni sampai Juli 2019, yakni ganja seberat 239 kilogram dan sabu seberat 3,5 kilogram.

Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang turut berperan srta memberantas narkoba, sebagai berikut:

1. Kategori Instansi Pemerintah: Kompol Salim Azis, AKP Andri Alam Wijaya. AKBP Irfan Nurmansyah, Iptu Yayu Wahyudi, Sondang F Tambunan, Grace Putri Sekar Langit, Rheina Aryda P, Roger Thomas, Peltu. Taryana Yusup, Bripka Rohendi dan Mayor Inf. Fajar Akhirudin.

2. Kategori Lingkungan Kerja: PT. Pertamina Gas Western Java Area dan PT. KAI Daop III.

3. Kategori Tokoh Agama: H. Edi Karman dan Kol. (Purn) Dr. Manik Ginting.

4. Kategori Komponen Masyarakat: Yayasan Pradita madani Cempaka (PRAMA), H.M. Rinal Siswadi Kusumah, Brigjen Pol (Purn) Drs. Siswandi, Prof. DR. KH Rahmat Syafei dan klub motor Moonraker.

5. Kategori Lingkungan Pendidikan: Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf dan Prof. Dr. H. Mahmud.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
narkoba

Editor : Ajijah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top