Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BPBD Jabar Pastikan Ada Laporan Krisis Air Bersih di Bogor

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Supriyatno, mengatakan pihaknya telah menerima laporan krisis air bersih di Kota dan Kabupaten Bogor. Padahal, daerah ini adalah kawasan dengan intensitas hujan tertinggi di Jawa Barat, bahkan Indonesia.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 10 Juli 2019  |  15:06 WIB
Krisis Air.  - Bisnis.com
Krisis Air. - Bisnis.com

Bisnis.com, BANDUNG--Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Supriyatno, mengatakan pihaknya telah menerima laporan krisis air bersih di Kota dan Kabupaten Bogor. Padahal, daerah ini adalah kawasan dengan intensitas hujan tertinggi di Jawa Barat, bahkan Indonesia.

"Yang di Bogor itu kami mendapat laporan adanya krisis air. Jadi permukaan air sumur mereka surut saat kemarau ini. Diindikasikan air hujan tidak tertampung ke sumur-sumur, tapi langsung ke sungai," katanya,Rabu (10/7/2019).

Sampai pertengahan kemarau ini, katanya, di Jabar ada tujuh kabupaten dan kota yang terdampak kekeringan dan krisis air bersih. Yang terdampak adalah Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, dan Kota Tasikmalaya.

Supriyatno mengatakan terus berupaya agar dampak kemarau tersebut tidak meluas ke kawasan lainnya dan menangani kekeringan di kawasan yang terdampak.

"Kami berupaya dengan Dinas ESDM supaya kekeringan ini tidak terulang tiap tahun di tempat yang sama. Apakah pakai sumur bor, supaya saat kemarau bisa pakai air dari sumur bor," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kekeringan
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top