Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PILGUB JABAR 2018: GP Ansor Cirebon dan Paguyuban Pasundan Siap Menangkan Hasanah

Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 26 Maret 2018  |  10:26 WIB
Tb Hasanudin-Anton Charliyan - Istimewa
Tb Hasanudin-Anton Charliyan - Istimewa
Bisnis.com,CIREBON--Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Cirebon, Muhammad Ujang Bustomi mengungkapkan kesiapannya memperjuangkan kemenangan calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin (Kang Hasan) dan Anton Charliyan (Kang Anton) atau Hasanah di Kabupaten Cirebon. 
 
GP Ansor juga siap menghantarkan Kang Hasan untuk memimpin Jawa Barat lima tahun kedepan. 
 
"Intinya, Kami GP Ansor Kabupaten Cirebon siap all out dukung Hasanah untuk menang di Jabar" katanya dalam rilis resmi Hasanah, Senin (26/3/2018).
 
Ujang menambahkan, Kang Hasan adalah sosok perpaduan antara "hijau" dan "merah. "Dalam diri Kang Hasan saya rasa mewakili hijau dan merah. Karena itulah kita dukung beliau," tegas Ujang.
 
Sementara itu, Kang Hasan menyampaikan, dukungan yang diberikan GP Ansor Kabupaten Cirebon menjadi pacuan semangat untuk terus berjuang merangkul rakyat, melalui 7 program unggulan yang digulirkan demi mewujudkan cita-cita membangun daerah Jawa Barat yang lebih baik kedepan.
 
"Tentu, berbagai dukungan yang datang untuk Hasanah patut kita syukuri, dan menjadi suntikan semangat untuk kami (Hasanah) membangun Jabar kedepan," tegasnya.
 
Seperti diketahui, pasangan Hasanah menggulirkan 7 program unggulan yang akan direalisasikan ketika terpilih menjadi Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023. Diantaranya, Bogagawe, Jabar Sebeuh, Jabar Cageur, Sakola Gratis, Imah Rempeg, Turkamling dan Budaya serta Molototcom.
 
Dukungan Paguyuban Pasundan
 
Dukungan Paguyuban Pasundan hingga ke tingkat Anak Cabang dan Ranting di Desa - desa menjadi sejarah kekuatan politik organisasi, memenangkan kader terbaik Tubagus Hasanuddin pada pertarungan menuju Gubernur Jabar 2018-2023.
 
Tindakan politik ini bukanlah sejarah baru sejak Paguyuban Pasundan terlahir pada tahun 1913. 
 
Sebelumnya,  organisasi ini sudah melahirkan beberapa tokoh nasional diantaranya Rd. Oto Iskandar Dinata bahkan Ir. H. Djuanda di era Kemerdekaan Republik Indonesia,
 
"Semangat pendahulu senantiasa tertanam dalam sanubari kader yang memiliki jiwa-jiwa petarung untuk melanjutkan perjuangan leluhur, diantaranya memerangi kemiskinan, memerangi kebodohan bahkan mempertahankan Identitas Cultural, sunda itu etnis yang ikut mendirikan NKRI", kata  Calon Gubernur Jawa Barat, Tubagus Hassanuddin (Kang Hasan) saat memberikan sambutan dalam Pelantikan Anak Cabang dan Ranting Paguyuban Pasundan di Jatibarang, Kabupaten Indramayu (24/3). 
 
Ditambahkan Kang Hasan Paguyuban Pasundan di usianya yang ke 105 tahun telah berhasil memerangi kebodohan. 
 
Ratusan sekolah Pasundan berdiri di Jawa Barat dan Banten bahkan di Kota Bandung sudah terlahir tiga Perguruan Tinggi Pasundan yang diminati masyarakat Indonesia. 
 
"Komitmennya kini kepada masyarakat di Jabar tak hanya menyediakan institusi pendidikan, tetapi sekolah bebas biaya untuk seluruh siswa/i dan terciptanya kesejahteraan melalui lapangan kerja hingga ke tingkat desa", ujar Kang Hasan yang merupakan alumni terbaik lulusan program Doktoral Universitas Pasundan Bandung ini. 
 
Menurut Kang Hasan, perilaku Nyunda, Nyantri dan Nyakola nyaris hilang dalam keseharian masyarakat. 
 
Tetapi melalui Unit Garapan dan Sayap dari organisasi Paguyuban Pasundan terus meningkatkan itu khususnya di bidang pendidikan. 
 
"Ironis pendidikan di Jawa Barat hanya sampai di kelas dua SMP diatas satu tingkat dari Provinsi Papua, itulah yang akan kita perjuangkan, " kata mantan Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini. 
 
Ditambahkan Kang Hasan, selain potret permasalahan pendidikan, kerusakan lingkungan juga masih sering terjadi di Jawa Barat. Hal itu, tidak terlepas dari pengelolaan yang melupakan falsafah kesundaan,
 
"Alam mengenalkan tanaman bambu, menguatkan tanah dari bahaya longsor bahkan mengurangi bencana banjir lumpur yang telah terjadi pekan lalu di cekungan Bandung", ujar Kang Hasan yang juga Dewan Pangaping, Paguyuban Pasundan ini.
 
Sementara itu, Ketua Umum Paguyuban Pasundan, Prof Dr. H.M. Didi Turmudzi menegaskan kepada seluruh Pengurus Paguyuban pasundan hingga ke tingkat Desa agar bersatu dan solid melanjutkan perjuangan leluhur, 
 
"Mayjen (Purn) Dr. Tb Hasanuddin adalah satu-satunya kader terbaik dari Paguyuban Pasundan yang mencalonkan diri menjadi Gubernur Jawa Barat, pihaknya mewakili organisasi dan seluruh pengurus akan memasifkan dukungan hingga tingkat anak cabang dan desa (anak ranting) dalam memperjuangkan kemenangannya", ujar Didi saat melantik Pengurus Anak Cabang dan Ranting se Kabupaten Indramayu yang di hadiri oleh Ketua Cabang Paguyuban Pasundan Indramayu, KH. Abas Assafah sekaligus Ketua DPC PKB Indramayu. 
 
Ditambahkan Didi, organisasi Paguyuban Pasundan memiliki Visi memerangi kebodohan.  
 
Hal itulah yang menjadikan 4 Perguruan Tinggi di bawah Paguyuban Pasundan menyediakan beasiswa studi untuk mahasiswa Indonesia bahkan juga untuk mahasiswa asing,
 
"kewajiban meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat menjadikan organisasi Paguyuban Pasundan, menyediakan fasilitas beasiswa di Universitas Pasundan, STKIP Pasundan, STIE Pasundan dan STIH Pasundan Sukabumi, " tandasnya.
Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kabar jabar
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top